BERITA

Operasi Ketupat 2026 Aman, Polri Ingatkan Keselamatan dan WFA

3
×

Operasi Ketupat 2026 Aman, Polri Ingatkan Keselamatan dan WFA

Sebarkan artikel ini
Juru Bicara Satuan Tugas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol Marupa Sagala. (Foto: Dok. Divhumas Polri)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Kepolisian Negara Republik Indonesia menyatakan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 hingga hari ke-10 berjalan aman dan kondusif.

Berdasarkan laporan periode Sabtu (21/3) pukul 18.00 WIB hingga Minggu (22/3) pukul 06.00 WIB, tidak terdapat kejadian menonjol yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Namun demikian, Polri masih mencatat adanya dinamika di sektor lalu lintas. Tercatat 292 kecelakaan dengan rincian 8 orang meninggal dunia, 60 orang luka berat, dan 489 orang luka ringan, serta kerugian materiil lebih dari Rp206 juta.

Baca Juga  Curiga Berbuat Mesum, Pasangan Kakek-Nenek di Padang Ditangkap Warga

Sementara itu, arus mudik masih berlangsung. Hingga 22 Maret 2026 pukul 06.00 WIB, sebanyak 2.007.253 kendaraan telah keluar Jakarta atau sekitar 56,9 persen dari total proyeksi.

Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Marupa Sagala, mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan, termasuk saat berwisata.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati, terutama di lokasi wisata air seperti pantai, sungai, maupun kolam renang,” ujarnya.

Ia juga meminta pengelola tempat wisata memperhatikan kapasitas dan standar keamanan guna menjaga keselamatan pengunjung.

Baca Juga  Kapolda Sumbar Gelar 'Jumat Curhat', Ajak Warga untuk Lepaskan Keluh Kesah

Selain itu, masyarakat diimbau mengatur waktu perjalanan arus balik untuk menghindari kepadatan, termasuk dengan memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) dan diskon tarif tol pada 26–27 Maret 2026.

Berdasarkan prediksi, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24 Maret serta 28–29 Maret 2026.

Polri mengharapkan masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan baik agar arus balik berjalan lancar dan aman. (rdr)