AROSUKA, RADARSUMBAR.COM – Dua warga dilaporkan hilang setelah bencana banjir bandang atau galodo menerjang wilayah Nagari Batang Barus dan Nagari Koto Gaek Guguk, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Senin (21/9/2026) malam.
Memasuki hari kedua operasi SAR, Selasa (22/9/2026), tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap dua warga yang dilaporkan hilang saat banjir bandang menerjang kawasan tersebut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Abdul Malik, dalam laporan perkembangan Operasi SAR H2 menyebutkan, dua warga yang dilaporkan hilang masing-masing bernama Algusral (59), warga Jorong Pasar Usang Lubuk Nagari Koto Gadang Guguak, serta Dafi (20), warga Kayu Aro Aia Baliang.
“Pada pukul 09.33 WIB, diterima informasi dari warga atas nama Alfan Alkadri bahwa ada dua orang warga hilang pada saat banjir bandang yang hingga saat ini masih belum ditemukan,” demikian laporan Basarnas Padang.
Selain dua warga yang masih dalam pencarian, sebanyak 32 warga terdampak telah dievakuasi. Sementara empat warga lainnya mengalami luka-luka.
Dari empat korban luka, tiga orang menjalani perawatan di RSUD Arosuka, sedangkan satu korban dirawat di Rumah Sakit Semen Padang.
Bencana banjir bandang terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah Kabupaten Solok sejak sekitar pukul 18.00 WIB. Sekitar pukul 20.00 WIB, banjir bandang kemudian menerjang kawasan Arosuka.
Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang berangkat menuju lokasi pada Senin (21/9) pukul 21.53 WIB dengan membawa enam personel. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 23.38 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan evakuasi warga terdampak.
Dukungan juga datang dari Unit Siaga Pencarian dan Pertolongan Tanah Datar. Sebanyak empat personel diberangkatkan pukul 23.05 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 01.10 WIB.
Hingga Selasa pagi, operasi SAR terus dilakukan dengan melibatkan ratusan personel dari berbagai unsur. Total terdapat 619 personel yang terlibat dalam penanganan bencana tersebut.
Unsur yang terlibat antara lain Basarnas Padang, Unit Siaga SAR Tanah Datar, TNI, Polda Sumbar, Polres Solok, Brimob, BPBD Kabupaten Solok, BPBD Kota Solok, Satpol PP, Damkar Kabupaten Solok, Rumah Zakat, PMI, Dinas Kesehatan, PUPR, RAPI, Dishub, MDMC serta masyarakat.
Dalam operasi tersebut, tim juga mengerahkan berbagai peralatan, di antaranya rescue car compartment, excavator, peralatan SAR air, mountaineering, evakuasi, ekstrikasi, medis dan komunikasi.
Tim gabungan masih melakukan pendataan serta pencarian terhadap dua warga yang dilaporkan hilang. Perkembangan operasi SAR akan terus dilakukan hingga seluruh informasi terkait korban dapat dipastikan. (rdr)












