PADANG, RADARSUMBAR.COM – Usai menahan imbang Bali United dengan skor 3-3, Semen Padang FC (SPFC) langsung mengalihkan konsentrasi ke agenda penting berikutnya.
Tim berjuluk Kabau Sirah dijadwalkan melakoni laga uji coba internasional menghadapi Pohang Steelers, klub papan atas asal Korea Selatan, di Bali, Rabu (28/1/2026).
Laga uji coba ini tidak diposisikan sekadar sebagai pertandingan pemanasan, melainkan menjadi sarana evaluasi komprehensif bagi tim.
Hasil imbang kontra Bali United dinilai memiliki nilai strategis, mengingat tuan rumah sebelumnya mencatat enam laga beruntun tanpa kebobolan.
Selain itu, raihan satu poin di Pulau Dewata juga menjadi catatan historis bagi Semen Padang FC, yang untuk pertama kalinya dalam satu dekade terakhir mampu membawa pulang poin dari Bali.
Momentum positif tersebut ingin dijaga manajemen dengan menguji kekompakan tim melalui duel melawan Pohang Steelers.
Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey, menegaskan bahwa laga ini penting dalam proses pematangan permainan, terutama pasca masuknya sejumlah pemain baru.
“Setelah pertandingan melawan Bali United yang berakhir 3-3 pada Sabtu lalu, hari ini Rabu (28/1/2026) kami menjalani uji coba melawan Pohang Steelers di Bali. Harapannya, melalui laga ini tim bisa semakin solid dan padu,” ujar Braditi.
Menghadapi tim dengan karakter permainan cepat dan disiplin seperti Pohang Steelers dinilai relevan untuk mengukur adaptasi pemain, khususnya rekrutan anyar dan pemain asing yang tengah diintegrasikan ke dalam skema permainan. Manajemen berharap seluruh pemain baru dapat tampil dan memberikan kontribusi optimal.
Uji coba ini juga menjadi bagian dari persiapan jangka pendek Semen Padang FC jelang laga tandang menghadapi PSM Makassar. Manajemen menargetkan hasil positif agar berdampak langsung pada performa tim di kompetisi resmi.






