PADANG, RADARSUMBAR.COM – Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, melaporkan sejumlah maskapai telah mengajukan tambahan penerbangan (extra flight) menjelang libur Idul Fitri 1447 Hijriah.
General Manager Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang BIM, Dony Subardono, Kamis, mengatakan pihaknya telah menerima puluhan pengajuan penambahan penerbangan dari berbagai maskapai.
“Hingga 11 Maret 2026, kami telah menerima 54 pengajuan extra flight ke Bandara Internasional Minangkabau,” ujar Dony.
Rinciannya, 17 pengajuan dari Garuda Indonesia, 34 dari Lion Group, satu dari Pelita Air, serta dua pengajuan dari Citilink.
Dony mengatakan tingginya permintaan penerbangan ke Padang terlihat dari penjualan tiket yang rata-rata telah habis terjual.
“Dari pantauan penjualan tiket, rata-rata penerbangan menuju Padang sudah habis. Ini menunjukkan antusiasme pemudik cukup tinggi,” katanya.
Berdasarkan tren tersebut, Angkasa Pura memperkirakan jumlah penumpang selama musim libur Lebaran 2026 di Bandara Internasional Minangkabau meningkat sekitar 12 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
“Perkiraan peningkatannya sekitar 12 persen, dengan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-3 Lebaran,” ujar Dony.
Terkait eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, Dony menyebut tidak ada pengaruh signifikan terhadap arus mudik di bandara tersebut. Hal ini karena BIM hanya melayani dua rute internasional reguler, yakni ke Malaysia dan Singapura.
Namun, ia mengakui konflik tersebut berpengaruh pada penerbangan carter menuju Jeddah, Arab Saudi, khususnya untuk perjalanan umrah.
“Untuk penerbangan internasional reguler tidak terlalu terasa dampaknya. Namun, pengaruhnya lebih ke penerbangan carter tujuan Jeddah untuk umrah,” kata dia. (rdr/ant)






