SAWAHLUNTO, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, mengusulkan penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) dan gas LPG sekitar 15 persen untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi masyarakat selama arus mudik dan perayaan Idul Fitri.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Sawahlunto Tatang Sumarna mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Swarna Migas guna memastikan ketersediaan pasokan energi bagi masyarakat selama momentum Lebaran.
“Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan BBM dan LPG masyarakat tetap terpenuhi saat mobilitas meningkat pada masa mudik dan libur Lebaran,” kata Tatang di Sawahlunto, Kamis.
Ia menjelaskan usulan penambahan kuota sekitar 15 persen tersebut dinilai perlu sebagai langkah mitigasi guna menghindari potensi kekurangan stok ketika permintaan masyarakat meningkat.
Selain itu, Pemko Sawahlunto juga mengusulkan agar aktivitas parkir kendaraan besar seperti truk atau kendaraan roda enam ke atas diminimalisir di sekitar area stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) saat puncak arus mudik.
Menurut Tatang, pengaturan tersebut penting untuk menjaga kelancaran pelayanan pengisian BBM bagi masyarakat serta mencegah antrean panjang di SPBU.
Sementara itu, Wali Kota Sawahlunto Riyanda mengatakan pemerintah daerah terus berupaya memastikan ketersediaan energi masyarakat tetap terjaga, terutama pada periode meningkatnya mobilitas selama Lebaran.
Ia menambahkan koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan agar distribusi BBM dan LPG di daerah itu berjalan lancar dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama hari raya.
Di sisi lain, Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra mengatakan kepolisian melalui Operasi Ketupat 2026 juga melakukan pengawasan terhadap ketersediaan serta distribusi bahan kebutuhan pokok dan BBM di wilayah tersebut.
Menurutnya, langkah itu dilakukan untuk memastikan akses dan transportasi distribusi kebutuhan vital masyarakat tetap lancar selama meningkatnya aktivitas masyarakat pada masa libur dan arus mudik Lebaran. (rdr/ant)





