AGAM

Dishub Agam Pasang Rambu Jalur Alternatif untuk Kurangi Kemacetan

4
×

Dishub Agam Pasang Rambu Jalur Alternatif untuk Kurangi Kemacetan

Sebarkan artikel ini
Petugas Dinas Perhubungan Agam sedang memasang rambu-rambu peringatan. ANTARA/HO/Dishub Agam

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat memasang rambu-rambu petunjuk jalur alternatif dan rambu peringatan di sejumlah ruas jalan guna membantu pengendara saat arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Agam, Apriwandi Arlius, mengatakan pemasangan rambu dilakukan di berbagai titik jalan di wilayah tersebut.

“Kami telah memasang rambu petunjuk dan peringatan di seluruh ruas jalan di Agam,” kata Apriwandi didampingi Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Agam, Gani Basya, di Lubuk Basung, Minggu.

Baca Juga  Pungli di Objek Wisata Muaro Mati, Polres Polres Agam Amankan Tiga Preman

Ia menjelaskan rambu petunjuk dipasang pada jalur alternatif menuju Bukittinggi untuk mengurangi potensi kemacetan di jalur utama yang kerap padat saat arus mudik.

Sementara itu, rambu peringatan dipasang di sejumlah titik rawan, seperti daerah berpotensi longsor, jalan terban, hingga peringatan bagi pengendara agar tidak mendahului kendaraan dari arah bawah.

Menurutnya, pemasangan rambu juga bertujuan memberi informasi kepada pengendara terkait kondisi jalan yang terdampak bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Agam pada akhir 2025.

“Kondisi jalan di Agam masih terdapat beberapa titik terban akibat bencana hidrometeorologi,” ujarnya.

Baca Juga  6.922 Izin Usaha Lapangan Kerja Diterbitkan Pemkab Agam

Apriwandi menambahkan pemasangan rambu tersebut merupakan langkah preventif untuk meningkatkan keselamatan sekaligus kelancaran arus lalu lintas menjelang lonjakan kendaraan saat libur Lebaran.

Selain itu, ia menyebut ruas jalan provinsi yang menghubungkan Padang menuju Bukittinggi melalui jalur Sicincin–Malalak–Balingka masih belum dapat dilalui kendaraan.

Hal tersebut berdasarkan rekomendasi PT Hutama Karya Infrastruktur sebagai pelaksana perbaikan jalan di lokasi tersebut, karena kondisi tanah masih labil, licin, dan rawan longsor terutama saat hujan. (rdr/ant)