BERITA

Idulfitri 2026 Kapan? Ini Prediksi BMKG, BRIN, dan Muhammadiyah

8
×

Idulfitri 2026 Kapan? Ini Prediksi BMKG, BRIN, dan Muhammadiyah

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Hari Raya Idulfitri. (Foto: Ist)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Pertanyaan mengenai “Lebaran 2026 tanggal berapa?” atau “Idulfitri 2026 kapan?” mulai banyak dicari masyarakat menjelang akhir Ramadhan. Pemerintah hingga kini belum memastikan tanggal pastinya, karena kepastian 1 Syawal 1447 H menunggu sidang isbat Kemenag pada Kamis, 19 Maret 2026.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, menjelaskan posisi hilal pada akhir Ramadhan berdasarkan perhitungan hisab belum memenuhi kriteria visibilitas MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura). Dengan begitu, Ramadhan 1447 H kemungkinan memiliki 30 hari, sehingga 1 Syawal diprediksi jatuh pada 21 Maret 2026.

“Kalau dilihat dari ketinggian, hilal tertinggi ada di Aceh antara 0–3 derajat. Sedangkan dari sudut elongasi, masih kurang,” kata Arsad, dikutip Kompas.com, 9 Maret 2026. Standar MABIMS mensyaratkan ketinggian minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Baca Juga  Hujan Ringan Berpotensi Mengguyur Sebagian Kota Besar di Tanah Air

Prediksi 1 Syawal 1447 H

BMKG
Ketua Tim Kerja Bidang Tanda Waktu BMKG, Himawan Widiyanto, memprediksi 1 Syawal jatuh pada 21 Maret 2026. Berdasarkan perhitungan astronomi, ketinggian hilal pada 29 Ramadhan (19 Maret) berada antara 0°54’27” di Merauke hingga 3°07’52” di Sabang, Aceh, dengan elongasi 4°32’40” hingga 6°06’10”. Karena ketinggian hilal belum memenuhi kriteria MABIMS, Ramadhan digenapkan menjadi 30 hari.

BRIN
Prediksi serupa disampaikan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaluddin, menyatakan ketinggian Bulan pada matahari terbenam 19 Maret kemungkinan belum memenuhi syarat MABIMS. Dengan demikian, 1 Syawal 1447 H diperkirakan jatuh pada 21 Maret 2026.

Baca Juga  Aparat Gabungan Temukan Dua Nakes Hilang Pascapenyerangan KKB di Kiwirok, Satu Tewas Akibat Tusukan

Muhammadiyah
Sementara itu, PP Muhammadiyah menetapkan Idul Fitri 2026 jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan ini berdasarkan Maklumat Nomor 2/MLM/1.0/E/2025 yang merujuk pada Kalender Hijriah Global Tunggal hasil Musyawarah Nasional XXXII Tarjih Muhammadiyah pada 2024.

Dengan demikian, masyarakat perlu menunggu sidang isbat Kemenag untuk kepastian resmi, sementara lembaga lain memberikan prediksi berdasarkan perhitungan astronomi dan hisab. (rdr)