AGAM

BPBD Agam Petakan Jalur Rawan Longsor, Pemudik Diminta Waspada saat Hujan

4
×

BPBD Agam Petakan Jalur Rawan Longsor, Pemudik Diminta Waspada saat Hujan

Sebarkan artikel ini
Kepala Pelaksana BPBD Agam Rahmad Lasmono. ANTARA/Yusrizal

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, memetakan sejumlah daerah rawan bencana yang berpotensi dilalui pemudik saat Idul Fitri 1447 Hijriah. Daerah tersebut berisiko mengalami tanah longsor, banjir, dan angin puting beliung, terutama saat curah hujan tinggi.

Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, di Lubuk Basung, Senin, mengimbau pengendara agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur tersebut.

“Pengendara diminta meningkatkan kewaspadaan saat melalui daerah itu dan menunda keberangkatan apabila curah hujan tinggi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, beberapa ruas jalan yang tergolong rawan bencana antara lain jalur Padang Lua, Kecamatan Banuhampu hingga Simpang Gudang Manggopoh di Kecamatan Lubuk Basung.

Baca Juga  Beruang Madu Cari Anak di Permukiman Warga Agam, BKSDA Sumbar Turunkan Tim Penanganan

Selain itu, jalur Simpang Gudang menuju Pasaman Barat, Matur menuju Padang Koto Gadang, serta Panta menuju Ngarai di Kota Bukittinggi juga masuk dalam kategori rawan.

Menurut dia, sejumlah ruas jalan tersebut berpotensi mengalami tanah longsor, banjir, serta angin kencang. Bahkan di beberapa titik masih terdapat bekas longsor yang terjadi pada akhir November 2025.

Untuk mengantisipasi kemungkinan bencana, BPBD Agam telah menyiagakan personel di Pos Komando Taktis (Poskotis) dan Markas Komando BPBD Agam.

Selain itu, sejumlah peralatan juga disiapkan, seperti mesin pemotong kayu, generator set (genset), serta empat unit alat berat yang ditempatkan di titik rawan longsor.

Baca Juga  Pengungsi Banjir Bandang Pasar Maninjau Bertambah jadi 428 Orang

“Alat berat tersebut kami turunkan setelah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Agam,” katanya.

BPBD Agam juga mengantisipasi potensi kecelakaan di kawasan wisata yang ramai dikunjungi saat libur Lebaran, seperti kawasan Danau Maninjau dan Pantai Tiku.

Di lokasi tersebut, BPBD akan menyiagakan petugas serta perahu karet guna mengantisipasi kejadian pengunjung tenggelam.

“Kami juga mendapat dukungan dari Basarnas untuk membantu penanganan jika terjadi insiden di kawasan pantai,” ujarnya. (rdr/ant)