SUMBAR

DPW IKM Jakarta Lepas 12 Bus Pulang Basamo 2026, Yunaldi: Pererat Silaturahmi Perantau Minang

7
×

DPW IKM Jakarta Lepas 12 Bus Pulang Basamo 2026, Yunaldi: Pererat Silaturahmi Perantau Minang

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM — Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Minangkabau (DPW IKM) DKI Jakarta menggelar kegiatan Pulang Basamo 2026, yaitu program mudik bersama bagi masyarakat Minangkabau di perantauan menuju kampung halaman di Sumatra Barat (Sumbar).

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda tahunan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus melestarikan tradisi dan budaya Minangkabau di tanah rantau.

Ketua DPW IKM DKI Jakarta Moch Yunaldi mengatakan, kegiatan Pulang Basamo merupakan momentum penting bagi para perantau Minang untuk kembali ke kampung halaman, sekaligus memperkuat hubungan kekeluargaan dan solidaritas di antara sesama perantau.

“Pulang Basamo bukan sekadar perjalanan mudik, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kebersamaan serta melestarikan nilai-nilai budaya Minangkabau di perantauan,” ujar Moch Yunaldi pada acara pelepasan 12 bus Pulang Basamo 2026, Senin (16/3/2026), di Museum Satria Mandala, Jakarta Selatan.

Acara tersebut dihadiri berbagai tokoh dan undangan, termasuk perwakilan pemerintah serta mitra yang mendukung kegiatan Pulang Basamo.

Di antaranya Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, Wakil Ketua Umum DPP IKM Arteria Dahlan, serta sejumlah tokoh masyarakat Minangkabau di Jakarta.

Menurut Yunaldi, kegiatan Pulang Basamo ini tidak hanya menjadi sarana memfasilitasi perjalanan para perantau menuju kampung halaman menjelang Lebaran, tetapi juga menjadi momentum mempererat rasa kebersamaan dan solidaritas masyarakat Minangkabau yang tersebar di berbagai daerah.

Baca Juga  Berbagi Kebahagiaan di Hardiknas, DPW IKM Jakarta dan Padang TV Ajak 50 Anak Panti Asuhan Nonton Film 'Jumbo'

“Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan menjadi ajang mempererat hubungan kekeluargaan masyarakat Minangkabau di perantauan dengan kampung halaman di Sumatera Barat,” katanya didampingi Sekretaris DPW IKM Jakarta Richard Erlangga.

Yunaldi menjelaskan, keberangkatan para perantau Minang dalam program Pulang Basamo tahun ini dibagi dalam beberapa gelombang.

Untuk gelombang pertama dilepas sebanyak 12 mobil, sementara gelombang berikutnya akan diberangkatkan pada 22 Maret 2026 dengan sembilan mobil tambahan.

“Karena masih banyak perantau yang berjualan mendekati Lebaran, kami juga menyiapkan keberangkatan pada waktu yang berbeda, bahkan setelah Lebaran. Ini merupakan permintaan dari para perantau sendiri agar tetap bisa ikut Pulang Basamo,” jelasnya.

Yunaldi juga menyebutkan, sebelumnya Ketua Umum DPP IKM yang juga anggota DPR RI Andre Rosiade telah melepas sebanyak 250 bus yang membawa perantau Minang kembali ke kampung halaman.

“Kalau sebelumnya Ketua Umum DPP IKM Pak Andre Rosiade melepas ratusan bus perantau, hari ini kami di DPW IKM Jakarta juga berjuang bersama-sama membantu kepulangan perantau ke kampung halaman masing-masing,” kata Yunaldi yang juga dikenal sebagai owner RM Nasi Kapau Pangeran Mudo tersebut.

Baca Juga  ⁠Braditi Moulevey Rajo Mudo: IKM Jakarta Siap Bersinergi dengan Kepolisian Jaga Kamtibmas

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengapresiasi kegiatan Pulang Basamo yang digagas oleh DPW IKM Jakarta.

Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menunjukkan kuatnya nilai kebersamaan dalam masyarakat Minangkabau.

“Kami tentu sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga para perantau Minang yang pulang ke kampung halaman diberi keselamatan dalam perjalanan dan bisa berkumpul kembali dengan keluarga,” kata pria yang akrab disapa Gus Irfan itu.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Umum DPP IKM Arteria Dahlan. Ia menilai semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama masyarakat Minangkabau di perantauan.

“Inilah kami orang Minang yang ada di perantauan. Kekuatan kami adalah gotong royong. Karena itu saya sering mengatakan: Basamo Mangko Manjadi.”

“Dengan kebersamaan dan gotong royong, kita bisa melakukan banyak hal,” ujar mantan anggota DPR RI tersebut. (rdr)