PADANG, RADARSUMBAR.COM – Menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat memastikan kesiapan infrastruktur kendaraan listrik dengan melakukan pengecekan langsung Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kota Padang, Rabu (18/3).
Langkah ini dilakukan untuk menjamin kenyamanan masyarakat yang akan mudik menggunakan kendaraan listrik (electric vehicle/EV), sekaligus memastikan seluruh fasilitas SPKLU beroperasi optimal.
Hingga saat ini, PLN UID Sumatera Barat telah menyediakan 91 unit SPKLU yang tersebar di 75 lokasi di wilayah tersebut. Ketersediaan ini dinilai cukup untuk mendukung kebutuhan pengisian daya, terutama saat terjadi peningkatan mobilitas menjelang Lebaran.
Salah satu lokasi yang ditinjau berada di SPKLU Rumah Sakit Siti Rahmah, Jalan Raya By Pass KM 15, Aie Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Dalam peninjauan tersebut, manajemen PLN melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi unit, keandalan sistem, hingga kemudahan akses bagi pengguna.
General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, juga berinteraksi langsung dengan pengguna kendaraan listrik untuk menyerap masukan terkait layanan SPKLU.
Salah satu pengguna mengaku puas dengan kemudahan dan kecepatan pengisian daya, serta lokasi SPKLU yang strategis.
“Pengisian dayanya mudah dan cepat, lokasinya juga strategis. Dengan adanya SPKLU seperti ini, kami lebih percaya diri menggunakan mobil listrik untuk perjalanan jauh, termasuk mudik Lebaran,” ujarnya.
Ajrun menegaskan PLN berkomitmen menghadirkan layanan terbaik bagi pengguna kendaraan listrik.
“PLN memastikan SPKLU di Sumatera Barat dalam kondisi siap dan optimal. Kami ingin masyarakat yakin bahwa mudik dengan kendaraan listrik tetap nyaman, aman, dan mudah,” kata Ajrun.
Ia menambahkan, PLN terus melakukan pemantauan dan pemeliharaan rutin seluruh SPKLU, serta memastikan sistem pendukung seperti konektivitas dan integrasi dengan aplikasi PLN Mobile berjalan dengan baik.
Melalui langkah ini, PLN berharap masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih tenang, sekaligus mendorong penggunaan kendaraan listrik yang ramah lingkungan. (rdr/ant)






