JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Presiden Prabowo Subianto menggelar acara gelar griya (open house) Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di kompleks Istana Kepresidenan, Sabtu, yang secara khusus diperuntukkan bagi masyarakat umum.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden telah mengarahkan agar kegiatan tersebut tidak mewajibkan kehadiran pejabat negara.
“Presiden tidak ingin merepotkan para pejabat yang mungkin memiliki agenda atau acara keluarga. Sore hari ini memang dikhususkan bagi masyarakat umum,” ujar Prasetyo.
Dalam kegiatan tersebut, Presiden dijadwalkan menyapa langsung masyarakat yang hadir, melanjutkan tradisi gelar griya yang rutin digelar setiap Idul Fitri.
Jumlah masyarakat yang hadir diperkirakan mencapai sekitar 5.000 orang. Pemerintah tidak memberlakukan pembatasan ketat dan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk datang secara sukarela.
“Kami tidak membatasi seperti acara resmi lainnya. Selama masih memungkinkan, masyarakat dipersilakan masuk ke lingkungan Istana,” katanya.
Prasetyo menambahkan, penyelenggaraan gelar griya tahun ini menekankan kesederhanaan serta empati terhadap kondisi masyarakat di berbagai daerah.
Pemerintah juga telah mengimbau para pejabat untuk mengurangi kegiatan open house dan halal bihalal, mengingat masih banyak masyarakat yang menghadapi kesulitan.
“Presiden memilih memprioritaskan masyarakat umum,” ujarnya.
Selain masyarakat, Presiden juga dijadwalkan menerima kunjungan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden RI ke-7 Joko Widodo. (rdr/ant)






