AGAM

Sajuta Janjang hingga Linggai Park jadi Andalan Wisata Agam selama Libur Lebaran

1
×

Sajuta Janjang hingga Linggai Park jadi Andalan Wisata Agam selama Libur Lebaran

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi objek wisata Linggai Park. (Foto: Ist)

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menyiapkan lima objek wisata unggulan untuk menyambut kunjungan wisatawan selama libur Idul Fitri 1447 Hijriah, setelah dilakukan pembenahan pada akhir Ramadhan.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Agam, Kasma Zaini, mengatakan lima destinasi tersebut meliputi Linggai Park di Kecamatan Tanjung Raya, Sajuta Janjang di Kecamatan Ampek Koto, Masjid Sirah dan Bandar Mutiara di Kecamatan Tanjung Mutiara, serta Ambun Tanai di Kecamatan Matur.

“Seluruh objek wisata telah dibersihkan dan dibenahi sehingga siap dikunjungi wisatawan selama libur Lebaran,” ujarnya di Lubukbasung, Minggu.

Baca Juga  Andre Rosiade: Tol Padang-Sicincin Dioperasikan 24 Maret-10 April 2025 untuk Lebaran

Ia menambahkan, kunjungan wisatawan mulai terlihat sejak Sabtu (21/3), dengan dua destinasi yang paling banyak diminati yakni Sajuta Janjang dan Linggai Park.

Mayoritas pengunjung merupakan wisatawan lokal atau warga sekitar. Tercatat, jumlah pengunjung di Linggai Park mencapai sekitar 120 orang pada hari tersebut.

Kasma memperkirakan kunjungan akan meningkat pada periode 22 hingga 24 Maret 2026.

Meski demikian, Pemkab Agam tidak menetapkan target kunjungan wisatawan pada Lebaran tahun ini, mengingat daerah tersebut baru dilanda bencana banjir bandang, tanah longsor, dan banjir pada akhir November 2025.

Baca Juga  Banjir Bandang Landa Agam, Akses Jalan tak Bisa Dilewati Kendaraan

Untuk mengembalikan minat wisatawan, pemerintah daerah bersama komunitas dan pengelola wisata gencar melakukan promosi melalui media sosial, sekaligus menghapus citra dampak bencana.

“Kami berharap kunjungan wisatawan kembali meningkat seiring promosi yang dilakukan,” katanya.

Ia juga mengimbau para pengelola objek wisata agar menjaga kenyamanan dan keamanan pengunjung, serta tidak memungut tarif di luar ketentuan, termasuk biaya parkir dan harga makanan, demi menjaga kepercayaan wisatawan. (rdr/ant)