PADANG, RADARSUMBAR.COM — Bank Nagari memperkuat dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 0 persen sepanjang tahun 2026. Program ini dinilai menjadi peluang besar bagi pelaku usaha untuk berkembang tanpa beban biaya pembiayaan.
Sekretaris Perusahaan Bank Nagari, Yosviandri Asril, mengatakan KUR Bank Nagari bukan sekadar fasilitas kredit, tetapi langkah nyata menghadirkan akses pembiayaan yang lebih ringan dan berpihak kepada pelaku usaha.
“Ini saatnya melangkah maju. Lewat KUR Bank Nagari, kami hadir membawa harapan baru bagi setiap pelaku usaha. Bukan sekadar pembiayaan, tetapi kesempatan untuk tumbuh tanpa beban,” ujarnya.
Selain bunga 0 persen selama 2026, program KUR Bank Nagari juga memberikan kemudahan berupa gratis biaya administrasi, biaya provisi, serta tanpa penalti pelunasan. Skema ini memungkinkan pelaku UMKM lebih fokus mengembangkan usaha dan memperkuat kapasitas produksi.
Bank Nagari juga menyediakan plafon pembiayaan yang fleksibel, mulai dari Rp1 juta hingga Rp500 juta, sehingga dapat menjangkau kebutuhan berbagai skala usaha, dari mikro hingga pelaku UMKM yang tengah melakukan ekspansi.
“Kami ingin memastikan akses pembiayaan yang mudah, ringan, dan benar-benar membantu pelaku usaha memperluas pasar serta meningkatkan produktivitas,” kata Yosviandri.
Ia menambahkan, program bunga 0 persen ini merupakan momentum strategis yang perlu dimanfaatkan masyarakat untuk mempercepat pertumbuhan usaha sekaligus memperkuat ekonomi daerah.
“Setiap usaha berhak mendapat peluang terbaik untuk berkembang. Inilah kesempatan besar bagi UMKM untuk melangkah lebih jauh bersama Bank Nagari,” tegasnya. (rdr)











