SOLOK SELATAN

Agar Dibeli Konsumen, Pemkab Solok Selatan Dorong Pedagang Pujasera Berinovasi

0
×

Agar Dibeli Konsumen, Pemkab Solok Selatan Dorong Pedagang Pujasera Berinovasi

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Solok Selatan Akmal Hamdi

PADANGARO, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mendorong pedagang pujasera di RTH Padang Aro dan Muaralabuh agar lebih berinovasi sehingga produk yang dijual mendapatkan konsumen.

“Kami mendorong supaya pedagang pujasera membuka tempatnya setiap hari dan tidak menjadikan masalah parkir serta modal sebagai alasan namun berusaha serta terus berinovasi sehingga produk yang dijual mendapatkan konsumen,” kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Solok Selatan Akmal Hamdi, di Padang Aro, Sabtu.

Dia mengatakan, Pemkab sudah melatih pedagang pujasera bagaimana memberikan pelayanan prima serta bagaimana memacu UKM untuk berinovasi.

Baca Juga  Rumah Tahfidz Bertumbuh Pesat, Pemkab Solok Selatan Apresiasi Peran Masyarakat

Selain itu juga dilakukan pemetaan produk dan konsumen sehingga pedagang mengetahui apa yang dibutuhkan pembeli.

Pelaku UMKM juga didorong agar dapat membuat dan mengelola pembukuan usaha yang mudah diakses, melakukan transaksi dan meningkatkan promosi serta pemasaran produk melalui media digital.

Menurut dia, dengan memanfaatkan digitalisasi maka pelaku UMKM akan mendapatkan akses yang lebih luas dengan lebih kreatif, inovatif, mudah dan murah.

Saat ini katanya, masyarakat yang mengakses media luar biasa, jadi bagi yang tidak bisa bersaing membuat sesuatu yang menarik akan tertinggal.

Baca Juga  Pemkab Solok Selatan Salurkan Bantuan 500 Ekor Sapi, Dananya Rp8,5 M dari APBD

Pelatihan bagi pelaku UKM katanya, untuk mempersiapkan mereka sejak kini agar bisa naik kelas sehingga berimbas pada perekonomian

Tujuan pelatihan bagi UKM katanya, supaya usaha yang dijalankan oleh masing-masing UKM mengalami peningkatan.

Setelah pelatihan ini katanya, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi terhadap UMKM yang dilatih apakah diterapkan dan bagaimana kemajuannya. (rdr/ant)