PADANG, RADARSUMBAR.COM – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade membagikan 500 paket sembako kepada warga Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Kamis (5/3/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Baiturrahim, Kelurahan Kampung Lapai itu juga dimanfaatkan Andre untuk bersilaturahmi dengan masyarakat, menyerap aspirasi warga serta menjelaskan berbagai program pembangunan yang dilakukan pemerintah pusat di Sumatera Barat, termasuk penanganan pascabencana galodo yang melanda sejumlah wilayah pada akhir 2025 lalu.
Dalam kegiatan tersebut, Andre Rosiade didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Padang dari Fraksi Gerindra Mastilizal Aye serta Lurah Kampung Lapai Ardianus. Ratusan warga terlihat antusias menghadiri kegiatan tersebut dan memanfaatkan kesempatan untuk berdialog langsung dengan anggota DPR RI asal Sumatera Barat itu.
Andre Rosiade menegaskan komitmen Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pembangunan serta pemulihan infrastruktur di Sumatera Barat. Menurut Andre, perhatian pemerintah pusat terhadap Sumbar sangat besar, terutama setelah sejumlah daerah mengalami kerusakan akibat bencana alam beberapa waktu lalu.
Andre menyebutkan bahwa pemerintah telah menyiapkan anggaran yang sangat besar untuk mempercepat pembangunan kembali wilayah yang terdampak bencana di Sumatera Barat.
“Alhamdulillah, pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah menyiapkan anggaran sekitar Rp18,9 triliun untuk membantu pembangunan kembali Sumatera Barat, terutama di daerah-daerah yang terdampak bencana alam. Ini bentuk perhatian serius pemerintah pusat kepada masyarakat Sumbar,” kata Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI.
Salah satu program yang disorot Andre adalah penanganan krisis air bersih di Kota Padang yang sempat terjadi akibat kerusakan infrastruktur saat bencana. Ia menjelaskan bahwa pemerintah pusat telah turun tangan langsung untuk memperbaiki kondisi tersebut.
Menurut Andre, pada Desember 2025 pemerintah pusat telah mengucurkan dana sebesar Rp92 miliar untuk memperbaiki sistem PDAM Kota Padang yang sempat mengalami kerusakan parah sehingga pelayanan air bersih kepada masyarakat terganggu.
“Ketika air PDAM Kota Padang mati total karena bencana, pemerintah pusat langsung turun tangan. Pada Desember 2025 sudah dikucurkan anggaran sekitar Rp92 miliar untuk memperbaiki PDAM agar pelayanan air bersih kepada masyarakat bisa kembali normal,” ujar Ketua Unum Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.
Selain perbaikan PDAM, pemerintah pusat juga telah menyiapkan pembangunan dua titik Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) baru di Kota Padang. Pembangunan tersebut diharapkan dapat memperkuat ketersediaan air bersih bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Untuk SPAM Palukahan di Kecamatan Koto Tangah, pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp308 miliar yang direncanakan mulai dikerjakan pada tahun ini. Sementara itu, pembangunan SPAM Gunung Pangilun yang berlokasi di wilayah Kampung Koto disiapkan dengan anggaran sekitar Rp400 miliar untuk menggantikan infrastruktur lama yang telah rusak. “Ini semua untuk memastikan masyarakat Kota Padang memiliki akses air bersih yang lebih baik ke depan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Andre juga menyoroti kondisi sejumlah ruas jalan di Sumbar yang mengalami kerusakan cukup parah. Dia menyebutkan bahwa sebagian besar jalan yang rusak merupakan jalan provinsi yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
Andre mengatakan, apabila hanya mengandalkan anggaran dari APBD Provinsi Sumatera Barat, maka perbaikan jalan-jalan tersebut bisa memakan waktu yang sangat lama. Karena itu, pemerintah pusat melalui APBN mengambil langkah intervensi untuk mempercepat perbaikan infrastruktur tersebut.
“Jalan yang rusak di Sumatera Barat rata-rata adalah jalan provinsi yang merupakan tanggung jawab pemerintah provinsi. Kalau hanya mengandalkan APBD, mungkin bisa sampai 10 tahun baru selesai. Karena itu pemerintah pusat hadir melakukan intervensi agar pembangunan tidak macet,” tegas Andre.
Beberapa proyek jalan yang saat ini menjadi prioritas pemerintah pusat antara lain pembangunan Jalan Malalak yang dialokasikan anggaran sebesar Rp670 miliar. Anggaran tersebut akan digunakan secara bertahap, yakni Rp370 miliar pada tahun 2026 dan Rp300 miliar pada tahun 2027.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan anggaran sebesar Rp275 miliar untuk pembangunan ruas jalan Alahan Panjang–Bayang. Jalan ini diharapkan dapat membuka akses baru bagi masyarakat Kabupaten Solok menuju Kabupaten Pesisir Selatan tanpa harus memutar melalui Sitinjau Lauik atau Kota Padang.
Proyek lain yang juga menjadi perhatian adalah perbaikan Jalan Padang Lua–Maninjau, khususnya di kawasan Kelok 44. Perbaikan di kawasan tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp300 miliar.
Andre juga menyampaikan bahwa pemerintah pusat tengah melakukan pemulihan besar-besaran di kawasan Lembah Anai yang mengalami kerusakan akibat bencana. Proyek pemulihan tersebut memiliki nilai sekitar Rp500 miliar. “Targetnya saat arus mudik nanti jalur Lembah Anai sudah bisa difungsikan selama 24 jam. Sedangkan penyelesaian normalnya ditargetkan pada Juni 2026,” kata Andre.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap berbagai upaya yang telah dilakukan Andre Rosiade dalam memperjuangkan pembangunan di Sumatera Barat.
“Luar biasa sekali apa yang Pak Andre kerjakan di Sumatera Barat. Anggota DPR RI rasa gubernur. Ketika minyak hilang, Pak Andre yang hadir. Ketika pembangunan tidak ada, seperti di Sitinjau Lauik dan lainnya, Pak Andre yang hadir di Sumatera Barat,” kata Mastilizal Aye.
Ia juga mendoakan agar Andre Rosiade selalu diberi kesehatan sehingga dapat terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Sumatera Barat di tingkat nasional. “Semoga beliau selalu sehat dan selalu dirahmati Allah SWT. Mudah-mudahan apa yang beliau lakukan untuk masyarakat Sumbar menjadi amal ibadah,” ujarnya.
Lurah Kampung Lapai Ardianus juga menyampaikan terima kasih atas perhatian Andre Rosiade kepada masyarakat di wilayahnya. Ia menyebutkan bahwa Kampung Lapai sudah beberapa kali mendapatkan bantuan dari Andre, termasuk saat terjadi bencana banjir bandang beberapa waktu lalu.
“Alhamdulillah, terima kasih Pak Andre Rosiade yang sudah datang ke daerah kami dan memberikan bantuan sembako kepada warga. Ini sangat membantu masyarakat. Semoga bantuan ini menjadi berkah dan bermanfaat bagi kita semua,” kata Ardianus. (rdr)












