PADANG, RADARSUMBAR.COM – Pengurus Kota POBSI Padang resmi memulai proses regenerasi kepemimpinan melalui pelaksanaan Rapat Kerja Kota (Raker) yang digelar pada Jumat (10/7/2026).
Raker tersebut sekaligus menjadi tonggak penerapan sistem keanggotaan baru yang diberlakukan POBSI Provinsi Sumatera Barat.
Raker yang berlangsung di Kota Padang dihadiri oleh 13 anggota sah POBSI Kota Padang yang telah lolos verifikasi berdasarkan sistem keanggotaan terbaru.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Harian POBSI Sumbar, Zulhendry, yang menegaskan pentingnya setiap keputusan organisasi berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Menurut Zulhendry, POBSI Kota Padang membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki kemampuan, kemauan, dan visi untuk memajukan olahraga biliar.
Ia menilai Kota Padang memiliki posisi strategis sebagai barometer perkembangan sarana biliar di Sumatera Barat.
Sidang pleno dipimpin Ketua Caretaker POBSI Padang, Gilang Ramadan Asar, dan berlangsung secara musyawarah mufakat.
Dalam sidang tersebut disepakati 13 poin persyaratan bagi bakal calon Ketua POBSI Kota Padang periode 2026–2030.
Raker juga membentuk Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) guna memastikan proses seleksi berlangsung objektif dan transparan.
Muhammad Ary Farhan ditunjuk sebagai Ketua TPP, didampingi Oktri Darma Putra sebagai Sekretaris.
Sementara itu, Musyawarah Kota Luar Biasa (Muskotlub) untuk memilih ketua definitif dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 24 Juli 2026.
Seiring dimulainya tahapan tersebut, POBSI Padang resmi membuka pendaftaran bakal calon ketua.
Persyaratan yang harus dipenuhi di antaranya berstatus Warga Negara Indonesia, berdomisili di Kota Padang, memiliki visi dan misi yang jelas, memahami olahraga biliar, sehat jasmani dan rohani, memiliki SKCK, bersedia menaati AD/ART POBSI, sanggup mendukung organisasi secara finansial, tidak merangkap jabatan di cabang olahraga lain, serta memperoleh dukungan minimal dari tiga anggota POBSI Padang dan tiga pengelola sarana biliar yang terdaftar.
Pengambilan formulir pendaftaran dilakukan di Sekretariat TPP, Andromeda Billiard Plaza Andalas Lantai 4. Batas akhir pengembalian formulir ditetapkan pada 17–18 Juli 2026 pukul 20.00 hingga 22.00 WIB.
Melalui mekanisme dan jadwal yang telah disusun, POBSI Padang berharap Musyawarah Kota Luar Biasa dapat melahirkan pemimpin baru yang mampu membawa olahraga biliar Kota Padang berkembang lebih maju dan berprestasi di tingkat daerah maupun nasional. (rdr)












