SUMBAR

BMKG Waspadai Hujan Petir Pekanbaru, Padang Berpotensi Hujan Ringan

×

BMKG Waspadai Hujan Petir Pekanbaru, Padang Berpotensi Hujan Ringan

Sebarkan artikel ini
ilustrasi hujan. (dok. Pixabay)
ilustrasi hujan. (dok. Pixabay)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di sejumlah wilayah Indonesia cukup beragam pada Sabtu (26/9/2026). Mulai dari hujan petir, hujan ringan hingga potensi udara kabur dan asap kabut.

Prakirawan BMKG Miftah Ali dalam siaran prakiraan cuaca dari Jakarta, Sabtu, secara khusus mengingatkan masyarakat di Pekanbaru untuk mewaspadai potensi hujan disertai petir. “Kami awali dari Pulau Sumatera, waspada terhadap potensi hujan petir bagi sobat BMKG yang berada di Kota Pekanbaru,” kata Miftah.

Sementara itu, hujan dengan intensitas ringan berpotensi mengguyur sejumlah kota di Sumatera, termasuk Banda Aceh, Medan, Padang, Jambi, Bengkulu dan Bandar Lampung. Sedangkan Palembang dan Pangkal Pinang berpotensi mengalami kondisi udara kabur.

Beralih ke Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, BMKG memprakirakan hujan ringan berpotensi terjadi di Serang, Jakarta, Bandung dan Mataram. Sementara Semarang, Surabaya, Denpasar dan Kupang diprakirakan cerah berawan hingga berawan tebal. Adapun Yogyakarta berpotensi mengalami udara kabur.

Baca Juga  Dampak Perubahan Iklim, Suhu Udara Permukaan di Indonesia Naik 1,3 Derajat Celcius

Untuk wilayah Kalimantan, hujan ringan berpotensi terjadi di Pontianak, Palangkaraya, Samarinda dan Tanjung Selor. Khusus masyarakat Banjarmasin, BMKG mengimbau kewaspadaan terhadap potensi asap kabut dengan suhu udara yang dapat mencapai 37 derajat Celsius.

Bergeser ke kawasan timur Indonesia, hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Mamuju. Sementara hujan ringan diprakirakan mengguyur Palu, Nabire, Jayawijaya dan Jayapura.

Tak hanya cuaca di daratan, BMKG juga mengingatkan masyarakat terkait kondisi perairan. Gelombang laut setinggi 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di Samudera Hindia barat Mentawai hingga Lampung serta perairan selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bagi masyarakat yang melakukan aktivitas pelayaran maupun nelayan, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tinggi.

Baca Juga  BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter pada 30 Mei–2 Juni 2026

BMKG juga mengingatkan masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di kawasan pesisir untuk mengantisipasi potensi air pasang atau banjir rob. Wilayah yang perlu mewaspadai kondisi tersebut antara lain pesisir Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan pesisir Kalimantan Tengah.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi di lapangan. Kewaspadaan diperlukan mengingat perubahan cuaca dapat terjadi secara cepat, terutama saat muncul potensi hujan lebat disertai petir maupun angin kencang. (rdr/ant)