PADANGHEADLINE

Kondisi Terkini Balita Korban Penganiayaan Ayah Kandung di Padang, Mulai Ceria dan Sudah Mau Makan

×

Kondisi Terkini Balita Korban Penganiayaan Ayah Kandung di Padang, Mulai Ceria dan Sudah Mau Makan

Sebarkan artikel ini
Balita Maulana yang menjadi korban kekerasan ayah kandung sudah membaik. (dok. Radarsumbar)
Balita Maulana yang menjadi korban kekerasan ayah kandung sudah membaik. (dok. Radarsumbar)

PADANG, RADARSUMBAR.COM — Kondisi balita Maulana (1,5 tahun), korban dugaan kekerasan oleh ayah kandungnya di Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, mulai membaik setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar.

Kepala RS Bhayangkara Polda Sumbar, Kompol Harry Andromeda mengatakan, kondisi korban saat ini sudah jauh lebih baik dibanding saat pertama kali dibawa ke rumah sakit.

“Sekarang kondisinya sudah mulai sehat dan ceria. Anaknya sudah mulai makan banyak, sudah makan biskuit,” kata Harry saat ditemui di RS Bhayangkara, Senin (18/5/2026).

Harry menyebut, saat pertama kali masuk rumah sakit, kondisi kebersihan korban juga sangat memprihatinkan. Namun kini kondisi korban sudah mulai bersih dan terawat.

“Waktu masuk ke rumah sakit, kebersihannya kurang. Sekarang sudah baik,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan medis, ditemukan sejumlah luka di tubuh korban, mulai dari bekas gigitan hingga luka bakar.

Baca Juga  Lakukan Pengecekan, Wakapolresta Padang Peringatkan Anggota tak Salahgunakan Senjata Api

“Ada bekas gigitan di mana-mana, di badan, di tangan, di kaki. Ada juga siraman air panas di kaki kanan dan bekas puntung rokok di kelamin,” ungkapnya.

Sementara itu, ibu korban, Desminar, mengaku dugaan penganiayaan terhadap anaknya sudah berulang kali terjadi selama dirinya berada di kampung halamannya di Mentawai selama sekitar tiga bulan.

Menurutnya, ia baru kembali ke Padang sekitar satu bulan terakhir dan mendapati tindakan kekerasan yang dilakukan suaminya terhadap korban.

“Saya sempat melarang, tapi malah saya yang dipukul dan dihardik,” katanya.

Desminar mengatakan, suaminya diduga kerap melakukan kekerasan saat sedang “naik” atau membutuhkan narkoba. Tidak hanya anaknya, dirinya juga beberapa kali menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Baca Juga  Pemko Padang Matangkan Persiapan HJK ke-357, Usung Konsep Taste of Padang Experience 2026

“Kadang saya juga kena sasaran. Saya pernah langsung lihat Maulana digigit, waktu saya larang malah saya yang dimarahi,” ujarnya.

Sebelumnya, kasus dugaan kekerasan terhadap balita tersebut terungkap setelah seorang tetangga korban melaporkannya ke Polresta Padang pada Sabtu (16/5/2026).

Perwira Samapta I Polresta Padang, Ipda Ghifari Iman Sanika mengatakan, berdasarkan informasi warga, kekerasan diduga telah berlangsung sekitar satu bulan terakhir.

“Kami menerima laporan dugaan kekerasan yang dialami anak laki-laki berusia 2 tahun yang dilakukan oleh ayah kandungnya. Yang melaporkan adalah tetangga korban,” kata Ghifari, Minggu (17/5/2026).

Usai menerima laporan, polisi langsung membawa korban ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan medis serta melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Saat penangkapan pelaku mengakui perbuatannya,” ujarnya. (rdr)