SUMBARHEADLINE

BMKG Pantau Bibit Siklon 92W, Padang Berpotensi Hujan Ringan

×

BMKG Pantau Bibit Siklon 92W, Padang Berpotensi Hujan Ringan

Sebarkan artikel ini
ilustrasi hujan ringan.(dok. istimewa)
ilustrasi hujan ringan.(dok. istimewa)

PADANG, RADARSUMBAR.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah di Sumatera Barat berpotensi diguyur hujan ringan pada Senin (28/9/2026). Kota Padang termasuk daerah yang diprakirakan mengalami hujan ringan.

Prakiraan tersebut disampaikan BMKG melalui informasi cuaca Indonesia, Senin (28/9). Selain Padang, hujan ringan juga berpotensi terjadi di Pekanbaru dan Tanjungpinang.

Sementara itu, BMKG turut memantau perkembangan bibit siklon tropis 92W yang diprediksi berada di daratan Thailand bagian barat. Sistem tersebut memiliki kecepatan angin maksimum sekitar 25 hingga 30 knot dan bergerak ke arah barat laut.

BMKG menyebut peluang bibit siklon tropis 92W untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 48 hingga 72 jam ke depan berada pada kategori sedang. Keberadaan sistem tersebut juga membentuk daerah pertemuan dan perlambatan angin yang memanjang di wilayah Teluk Thailand, dari Vietnam hingga Kamboja, serta di sekitar sistem bibit siklon.

Baca Juga  BMKG Ingatkan Potensi Hujan di Sumbar dan Kepulauan Riau, Warga Diminta Waspada

Untuk wilayah Sumatera, BMKG memprakirakan potensi hujan disertai petir di Kota Jambi dan hujan sedang di Medan. Sementara Padang, Pekanbaru, dan Tanjungpinang berpotensi mengalami hujan ringan.

Adapun Banda Aceh diprakirakan berawan. Sedangkan Bengkulu, Palembang, dan Pangkalpinang berpotensi mengalami udara kabur. Bandar Lampung berpotensi mengalami asap atau kabut.

BMKG juga mengingatkan pengguna transportasi udara untuk memperhatikan potensi awan hujan di sejumlah wilayah, termasuk Aceh hingga Jambi, Sumatera Barat hingga Lampung, Selat Malaka bagian utara dan tengah, serta Samudera Hindia sebelah barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai.

Potensi awan hujan juga terpantau di sejumlah wilayah Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Masyarakat pengguna transportasi udara diimbau mengikuti informasi terbaru dari bandara dan maskapai penerbangan.

Baca Juga  BI Sumbar Ingatkan Produsen tak Tolak Uang Logam dari Konsumen

Gelombang Tinggi

Bagi nelayan dan pengguna transportasi laut, BMKG mengingatkan potensi gelombang tinggi 2,5 hingga 4 meter di sejumlah perairan. Gelombang tinggi tersebut berpotensi terjadi di Samudera Hindia sebelah barat Aceh hingga Lampung serta Samudera Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur.

Masyarakat pesisir juga diminta menyesuaikan aktivitas dengan kondisi pasang air laut. Potensi banjir rob perlu diwaspadai di pesisir Sumatera Utara, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, dan Maluku.

BMKG mengingatkan bahwa meskipun kondisi kering masih mendominasi sejumlah wilayah Indonesia, hujan lebat tetap dapat terjadi secara lokal. Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan. (rdr)