Andre Rosiade Minta Pemerintah Pertahankan Stabilitas Harga

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade. (Foto: Dok. Istimewa)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade mengapresiasi kinerja pemerintah yang berhasil menjaga stabilitas harga bahan pokok selama periode Natal, Tahun Baru, hingga Lebaran Idul Fitri 2023. Andre menyebut kinerja Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan dalam menjaga stabilitas harga sudah baik.

“Kami mengapresiasi kinerja Kementerian Perdagangan yang menurut saya sangat luar biasa. Kita tahu selama Bapak menjadi menteri mulai dari Natal dan Tahun Baru, juga Lebaran, kita melihat Kementerian Perdagangan mampu mengendalikan stabilitas harga. Semoga pemerintah bisa terus mempertahankan stabilitas harga ini,” kata Andre saat Rapat Kerja Komisi VI dengan Menteri Perdagangan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (6/6/2023).

Kata Andre, untuk kinerja baik itu, kita harus apresiasi. Bahwa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Menteri perdagangannya Zulkifli Hasan sangat mampu dan bisa menjaga stabilitas harga.

Tak hanya itu, Andre menyebut Kementerian Perdagangan juga menorehkan prestasi di sektor perdagangan. Kemendag, katanya, mencatatkan surplus neraca perdagangan sebesar USD 54,56 miliar yang merupakan rekor tertinggi dalam sejarah Indonesia.

“Kami apresiasi surplus neraca perdagangan yang mencapai 54,56 miliar Dolar. Ini merupakan surplus tertinggi selama 20 tahun terakhir. Luar biasa, hampir 36 bulan kita secara berturut-turut surplus perdagangan. Ini juga perlu kita apresiasi bahwa jalan pemerintahan Pak Jokowi ini sudah tepat dan harus kita pastikan di 2024 harus ada keberlanjutan. Harus ada keberlanjutan dari menteri terbaiknya, Pak Prabowo,” kata Ketua DPD Partai Geirndra Sumbar itu.

Dalam kesempatan itu, Andre juga mendukung langkah dan terobosan Menteri Perdagangan Zulhas dalam mengembangkan pasar baru bagi komoditas Indonesia melalui penandatangan perjanjian perdagangan dengan sejumlah negara di berbagai kawasan.

“Langkah ini sekaligus untuk memastikan independensi kita sebagai negara dan memastikan produksi kita bisa kita jual ke berbagai negara. Menurut saya ini terobosan yang penting,” kata ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.

Andre menyebutkan, Indonesia merupakan negara besar termasuk G20. Hingga 13 tahun ke depan seperti yang disampaikan Presiden Jokowi, Indonesia bisa menjadi negara maju.

“Bahkan mungkin kita akan menjadi negara nomor 4 atau nomor 6 dengan pendapatan terbesar. Ini perlu kita apresiasi. Itu sudah jalan yang benar dan harus dilanjutkan,” kata anggota Dewan Pembinan Partai Gerindra itu. (rdr)

Exit mobile version