AGAM, RADARSUMBAR.COM – Ketika sebuah fasilitas kesehatan mulai membuka layanan, kebutuhan listrik bukan sekadar soal penerangan. Energi listrik menjadi bagian penting untuk memastikan berbagai aktivitas pelayanan dapat berjalan, termasuk penggunaan peralatan kesehatan dan fasilitas pendukung.
Hal tersebut menjadi perhatian PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bukittinggi melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Baso dalam mendukung operasional Rumah Sakit Umum PEC Agam di Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Dukungan tersebut diwujudkan dengan penyediaan layanan kelistrikan berdaya 197 kilovolt ampere (kVA) untuk Rumah Sakit Umum PEC Agam. Penyediaan daya ini menjadi bagian dari dukungan PLN terhadap hadirnya fasilitas kesehatan baru yang diharapkan dapat memperkuat akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Agam dan wilayah sekitarnya.
Momentum tersebut berlangsung dalam Grand Opening Rumah Sakit Umum PEC Agam pada 9 September 2026. Kegiatan dihadiri sekitar 100 peserta, termasuk Bupati Agam Ir. H. Benni Warlis, M.M., Dt Tan Batuah, serta Manager Unit Layanan Pelanggan (MULP) Baso, Muhammad Reza.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat Ririn Rachmawardini mengatakan, penyediaan kelistrikan untuk fasilitas kesehatan merupakan bagian dari upaya PLN mendukung kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang dapat beroperasi dengan baik.
“PLN mendukung hadirnya Rumah Sakit Umum PEC Agam dengan menyediakan daya listrik 197 kVA. Pasokan listrik yang memadai menjadi bagian penting untuk menunjang operasional pelayanan kesehatan, sehingga aktivitas pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik,” ujar Ririn.
Ketersediaan energi listrik memiliki peran penting dalam mendukung berbagai aktivitas di lingkungan rumah sakit. Mulai dari pelayanan medis, penggunaan peralatan kesehatan, hingga pengoperasian fasilitas pendukung, seluruhnya membutuhkan pasokan listrik yang memadai sesuai kebutuhan operasional.
Karena itu, PLN memastikan kebutuhan kelistrikan Rumah Sakit Umum PEC Agam dipenuhi dengan daya sebesar 197 kVA. Dukungan tersebut menjadi bagian dari peran PLN dalam menyediakan energi listrik untuk sektor strategis, khususnya fasilitas yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik.
Ririn menambahkan, PLN terus mendukung sektor kesehatan dengan menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, berkualitas, dan berkelanjutan sesuai kebutuhan pelanggan. Menurutnya, dukungan terhadap fasilitas kesehatan juga berkaitan erat dengan manfaat yang dirasakan masyarakat ketika layanan medis dapat beroperasi secara optimal.
“Kelistrikan yang memadai merupakan salah satu unsur penting dalam menunjang pelayanan kesehatan. PLN akan terus mendukung kebutuhan energi listrik untuk fasilitas pelayanan publik agar aktivitas di dalamnya dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Ririn.
Dukungan kelistrikan tersebut juga menjadi bagian dari sinergi antara PLN dan pengelola Rumah Sakit Umum PEC Agam dalam mendukung keberadaan fasilitas kesehatan baru di Kabupaten Agam. Kolaborasi ini mempertemukan kebutuhan layanan kesehatan dengan dukungan infrastruktur energi yang diperlukan untuk menunjang operasionalnya.
Kehadiran Rumah Sakit Umum PEC Agam diharapkan dapat memberikan tambahan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Agam dan sekitarnya. Dengan tersedianya pasokan listrik berdaya 197 kVA, berbagai aktivitas pelayanan rumah sakit memiliki dukungan energi yang dibutuhkan untuk menjalankan operasionalnya.
Dukungan tersebut membuat kebutuhan energi untuk menjalankan aktivitas pelayanan di rumah sakit dapat terpenuhi, sehingga keberadaan Rumah Sakit Umum PEC Agam dapat memberikan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat yang membutuhkan akses layanan kesehatan di Kabupaten Agam dan sekitarnya. (rdr)












