JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade mendorong Batam, Kepulauan Riau, menjadi salah satu pusat investasi data center di Indonesia. Menurutnya, peluang besar tersebut harus diiringi kesiapan lahan, pasokan listrik, serta dukungan energi yang kompetitif.
Hal itu disampaikan Andre saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI ke Batam, Kepulauan Riau. Dalam kunjungan tersebut, Komisi VI membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari investasi, pembangunan energi hijau, hingga pengembangan ekosistem data center.
“Kita sengaja datang ke sini bagaimana mendukung Batam menjadi tempat investasi data center,” kata Andre Rosiade dalam keterangannya, Senin (7/9/2026).
Politikus Partai Gerindra itu mengatakan, dari hasil pertemuan dengan pemangku kepentingan di Batam, terlihat adanya kesiapan BP Batam dan PLN Batam dalam mendukung masuknya investasi data center, terutama dari sisi penyediaan lahan dan kebutuhan listrik.
“Alhamdulillah kita melihat kesiapan dari BP Batam maupun PLN Batam untuk siap menyediakan ketersediaan lahan maupun juga listrik,” ujar Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.
Namun, Andre menilai kesiapan kelistrikan tersebut perlu diperkuat dengan kepastian pasokan gas untuk PLN Batam. Menurutnya, ketersediaan gas dengan harga yang kompetitif menjadi faktor penting agar PLN Batam mampu memasok listrik secara optimal untuk memenuhi kebutuhan industri data center.
“Kita tentu di Komisi VI akan mendukung sepenuhnya langkah bagaimana PLN Batam bisa mendapatkan gas yang ketersediaan ada dan juga murah sehingga PLN Batam bisa menyediakan ketersediaan listrik untuk data center. Ini PR kita,” tegas Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut.
Andre mengatakan persoalan pasokan gas itu akan menjadi perhatian Komisi VI. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Komisi XII DPR RI, terutama terkait informasi pembatasan pasokan gas hingga akhir tahun.
“Ya, ini kita akan segera berdiskusi dengan teman-teman Komisi XII. Kalau memang diperlukan rapat gabungan Komisi VI dan Komisi XII, terus kita akan laksanakan atas izin pimpinan DPR RI,” katanya.
Telkom Siapkan Tender Data Center Batam-Cikarang
Di sisi lain, Andre mengungkapkan PT Telkom Indonesia tengah menyiapkan langkah konkret untuk memperkuat bisnis data center di Indonesia.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, Telkom sedang mempersiapkan proses tender untuk pengembangan fasilitas data center di Batam dan Cikarang.
“Telkom tentu akan mempersiapkan roadmap-nya. Yang pasti sekarang yang saya dapatkan informasi, Telkom lagi mempersiapkan untuk tender, baik di Batam maupun di Cikarang setelah ini,” ujar Andre.
Ia menjelaskan, pengembangan fasilitas hyperscale data center nantinya akan dilakukan melalui skema kerja sama. Menurutnya, investasi tersebut harus dibarengi dengan perhatian serius terhadap aspek keamanan data.
Andre menegaskan keterlibatan BUMN dalam pengembangan industri data center bukan hanya soal investasi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan keamanan serta kendali terhadap data yang dikelola.
“Sekali lagi tentu BUMN akan memastikan keamanan datanya. Tidak mungkin BUMN melakukan investasi ini jika tidak siap untuk mengamankan data itu,” pungkasnya. (rdr)












