OLAHRAGA

Setelah 8 Tahun Vakum, Kick Boxing Sumbar Siap Sukseskan Porprov 2026

×

Setelah 8 Tahun Vakum, Kick Boxing Sumbar Siap Sukseskan Porprov 2026

Sebarkan artikel ini
Ketua Harian Pengprov KBI Sumbar Fazril Ale. (dok. istimewa)
Ketua Harian Pengprov KBI Sumbar Fazril Ale. (dok. istimewa)

PADANG, RADARSUMBAR.COM — Pengurus Provinsi (Pengprov) Kick Boxing Indonesia (KBI) Sumatera Barat menegaskan komitmennya untuk menyukseskan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar 2026.

Komitmen tersebut ditunjukkan dengan tidak adanya perubahan nomor maupun kelas yang akan dipertandingkan pada ajang olahraga terbesar di Sumbar tersebut.

Hal itu disampaikan Ketua Harian Pengprov KBI Sumbar, Fazril Ale, usai mengikuti rapat Finalisasi Technical Hand Book (THB) bersama Panitia Porprov Sumbar 2026 di Kantor KONI Sumbar, Selasa (9/6/2026).

Menurut Fazril, KBI Sumbar tidak ingin memperumit pelaksanaan Porprov yang akan digelar mulai 2 Oktober 2026 mendatang. Setelah delapan tahun vakum, ia berharap pesta olahraga tingkat provinsi itu dapat berjalan lancar dan sukses.

“Dalam rapat THB tadi dipastikan tidak ada perubahan. Kami tidak ingin memperumit pelaksanaan Porprov. Yang terpenting bagi kami, Porprov bisa kembali terlaksana setelah delapan tahun tidak digelar. Itu komitmen kami,” ujar Fazril.

Ia menjelaskan, cabang olahraga kick boxing akan dipertandingkan pada 8 hingga 13 Oktober 2026 di GOR Batu Batupang, Kabupaten Solok. Finalisasi THB sendiri membahas sejumlah aspek teknis, termasuk nomor dan kelas pertandingan yang akan diperlombakan.

Baca Juga  Ini Kendala Utama Semen Padang FC dalam Renovasi Stadion GHAS

Pada Porprov 2026, kick boxing mempertandingkan kategori putra dan putri yang terbagi dalam dua kelompok, yakni ring sport dan tatami.

Untuk kategori ring sport, nomor yang dipertandingkan meliputi kelas low kick dan full contact. Sementara pada kategori tatami akan mempertandingkan empat nomor, yakni kick light, light contact, point fighting, dan creative form.

Fazril menambahkan, seluruh atlet yang akan berlaga wajib memiliki KTP Sumbar serta sabuk warna sebagai syarat keikutsertaan. Selain itu, tidak ada pembatasan prestasi maupun usia atlet selama memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Persiapan Porprov Sumbar 2026, David Melko, mengatakan rapat finalisasi THB berlangsung selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 Juni 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan mematangkan seluruh aspek teknis pelaksanaan Porprov pada masing-masing cabang olahraga dengan melibatkan Technical Delegate (TD) dari setiap cabor yang akan dipertandingkan.

Baca Juga  Turun Full Team! Timnas Indonesia Takkan Remehkan Brunei Darussalam

“Rapat ini menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan seluruh cabang olahraga yang akan tampil pada Porprov Sumbar 2026,” kata David.

Ia merinci, pada Selasa (9/6/2026) sesi pagi rapat diikuti cabang olahraga kriket, karate, bola tangan, tenis lapangan, dancesport, bola voli, kick boxing, angkat besi dan angkat berat.

Sementara sesi siang melibatkan balap sepeda, judo, muaythai, taekwondo, hapkido, tarung derajat, woodball, sepatu roda dan soft tenis.

Kemudian pada Rabu (10/6/2026), sesi pagi diikuti teqball, aerosport, bulutangkis, sepak bola, futsal, panjat tebing, menembak, tinju dan akuatik.

Sedangkan sesi siang melibatkan bridge, gymnastics, sepak takraw, arung jeram, dayung, bola basket, petanque, e-sport dan atletik.

Adapun pada Kamis (11/6/2026), sesi pagi diikuti panahan, catur, gateball, pencak silat, kempo, wushu, gulat, sambo dan biliar.

Sementara sesi siang melibatkan tenis meja, binaraga, balap motor, MMA, selancar ombak, kabaddi, Pordasi Berkuda Memanah, pickleball dan floorball. (rdr)