BERITAHEADLINE

Andre Rosiade Lepas 100 Bus Pulang Basamo dari Gedung DPR/MPR RI

63
×

Andre Rosiade Lepas 100 Bus Pulang Basamo dari Gedung DPR/MPR RI

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade melepas keberangkatan bus Pulang Basamo 2026 gelombang pertama dari Gedung DPR/MPR RI, Minggu (8/3/2026). (Foto: Tim AR)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade melepas keberangkatan bus pulang basamo 2026 atau mudik bersama gelombang pertama dari Gedung DPR/MPR RI, Minggu (8/3/2026). Sebanyak 100 bus diberangkatkan hari ini untuk mengantar pemudik dari Jakarta menuju Sumatra Barat (Sumbar). Gelombang kedua nantinya disusul 150 bus lagi.

Ribuan perantau Minang memadati lokasi pelepasan yang berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Suasana semakin semarak dengan penampilan artis Minang seperti Ratu Sikumbang dan Eja SM yang menghibur para peserta mudik sebelum keberangkatan.

Andre Rosiade didampingi Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta secara simbolis melepas ratusan bus yang membawa para perantau kembali ke kampung halaman. Program ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat perantau Minang yang antusias mengikuti kegiatan tahunan tersebut. Tahun ini, Andre Rosiade sebagai anggota DPR RI asal Sumbar menyediakan 250 bus gratis untuk memfasilitasi para perantau pulang kampung bersama-sama menjelang Lebaran.

Andre Rosiade menyebut program yang telah memasuki tahun keempat sejak dimulai pada 2023 ini terus mengalami peningkatan kapasitas. Jika pada awal pelaksanaan hanya tersedia 75 bus, kini jumlahnya meningkat menjadi 250 bus. Peningkatan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen membantu masyarakat Sumatera Barat di perantauan agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.

“Program pulang basamo ini juga merupakan bagian dari semangat menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh kader Partai Gerindra agar bekerja keras dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat terus menjadi tradisi positif yang mempererat hubungan antara perantau dengan kampung halaman,” kata ketua umum Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.


Bus Pulang Basamo 2026 mulai diberangkatkan membawa para perantau ke kampung halaman di Sumbar. (Foto: Tim AR)

Di balik kemeriahan mudik bersama ini, Andre juga menyoroti kondisi ekonomi Sumbar yang saat ini berada pada posisi kedua terendah di Pulau Sumatera dengan pertumbuhan ekonomi sekitar 3,3 persen, sementara inflasi mencapai 6 persen. Kondisi tersebut, menurutnya, berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat. Ada kecenderungan pemiskinan sekitar 3 persen.

Karena itu, Andre berharap para pemudik tidak hanya pulang untuk bersilaturahmi, tetapi juga membawa perputaran ekonomi ke daerah. Andre menilai kehadiran para perantau saat Lebaran dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal, mengingat kontribusi remitansi atau kiriman uang dari perantau Minang diperkirakan mencapai Rp20 triliun setiap tahun.

Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi antara berbagai pihak, mulai dari pemerintah, kepolisian, hingga dukungan dari Danantara serta perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Para pemudik juga mendapatkan fasilitas bus gratis yang dilengkapi dengan snack serta makanan untuk berbuka puasa selama perjalanan.

Selain itu, Pemprov Sumbar telah menyiapkan pengamanan jalur mudik serta agenda penyambutan khusus bagi para perantau yang tiba di Sumatera Barat, termasuk tradisi makan bajamba sebagai bentuk penghormatan kepada perantau yang pulang kampung.

“Kami berharap kolaborasi lintas pihak ini dapat terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar.

Kata Andre, mudik gratis ‘Pulang Basamo 2026’ ini dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama diberangkatkan hari ini 8 Maret dan gelombang kedua akan berangkat 15 Maret pekan depan.

Andre mengatakan total ada 12 ribu pemudik yang mengikuti Pulang Basamo 2026. Gelombang kedua nantinya akan diberangkatkan 150 bus. “Yang hari ini mayoritas adalah mahasiswa, nanti yang minggu depan itu rata-rata pekerja,” ucapnya.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta juga memberikan arahan langsung kepada para sopir bus dan peserta mudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Ia mengingatkan seluruh pengemudi untuk mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum memulai perjalanan jauh menuju Sumatera Barat.

Gatot juga menegaskan bahwa keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama. Para sopir diminta tidak memaksakan diri apabila merasa lelah dan dianjurkan beristirahat di titik-titik yang telah disediakan sepanjang jalur mudik. Selain itu, seluruh penumpang juga diimbau tetap menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas selama perjalanan berlangsung.

“Polda Sumbar bersama jajaran kepolisian di berbagai daerah telah menyiapkan pengamanan terpadu untuk memastikan perjalanan para perantau berlangsung aman dan lancar hingga tiba di kampung halaman. Kami berharap seluruh peserta mudik dapat sampai dengan selamat dan menikmati momen kebersamaan dengan keluarga saat Lebaran nanti,” katanya. (rdr)