JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade menegaskan dukungannya terhadap pengembangan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai salah satu program prioritas nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Namun, Andre mengingatkan agar keberadaan koperasi tersebut tidak hanya berhenti pada pembentukan kelembagaan, melainkan benar-benar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Andre saat memimpin rapat kerja Komisi VI DPR RI bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026) lalu.
Dalam rapat tersebut, Andre menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran Kementerian Koperasi. Menurutnya, keberhasilan penggunaan anggaran negara tidak cukup hanya dinilai dari kepatuhan administratif, tetapi juga harus diukur dari hasil, manfaat, dan dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Komisi VI memandang akuntabilitas pengelolaan keuangan tak hanya diukur dari kepatuhan administrasi, tetapi juga dari efektivitas pemanfaatan anggaran dalam menghasilkan output, manfaat (outcome), dan dampak yang mendukung penguatan kelembagaan koperasi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Andre.
Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat itu juga menilai rapat kerja tersebut menjadi momentum penting untuk mengevaluasi efektivitas dukungan anggaran terhadap berbagai program strategis Kementerian Koperasi, terutama pengembangan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih.
“Pembahasan ini juga menjadi kesempatan untuk mengevaluasi dukungan anggaran terhadap pelaksanaan berbagai program strategis Kementerian Koperasi, khususnya pengembangan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih sebagai salah satu program prioritas nasional,” ujar Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM).
Andre menegaskan, ukuran keberhasilan program KDKMP tidak boleh hanya dilihat dari banyaknya koperasi yang dibentuk. Yang jauh lebih penting adalah memastikan koperasi tersebut memiliki tata kelola yang baik, sumber daya manusia yang siap, akses pembiayaan, pemanfaatan teknologi digital, serta mampu beroperasi secara berkelanjutan.
Menurut Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI itu, koperasi harus tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang produktif sehingga benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
“Komisi VI memandang bahwa keberhasilan program tersebut tak hanya diukur dari jumlah koperasi yang dibentuk, tetapi juga kesiapan lembaga, tata kelola, pendampingan, penguatan kapasitas SDM, akses pembiayaan, digitalisasi, serta keberlanjutan operasional koperasi sehingga mampu menjalankan kegiatan secara produktif dan memberikan manfaat ekonomi bagi anggotanya maupun masyarakat,” tegas Andre.
Andre berharap Kementerian Koperasi di bawah kepemimpinan Ferry Juliantono mampu memastikan program Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih berkembang secara sehat, profesional, dan berkelanjutan, sehingga menjadi instrumen yang efektif dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia. (rdr)












