PENDIDIKANHEADLINE

Andre Rosiade Bantu Rp60 Juta untuk 3 Alumni MAS Ar Risalah Padang yang Lolos ke Universitas Al Azhar Mesir

×

Andre Rosiade Bantu Rp60 Juta untuk 3 Alumni MAS Ar Risalah Padang yang Lolos ke Universitas Al Azhar Mesir

Sebarkan artikel ini
Andre Rosiade menyalurkan bantuan Rp60 juta untuk tiga alumni MAS Perguruan Islam Ar Risalah yang diterima di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir. (Foto: Tim AR)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Kepedulian Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade kembali membuka jalan bagi anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu. Saat mengunjungi SMAN 14 Padang di Kecamatan Lubuk Kilangan, Jumat (24/7/2026), Andre langsung mengucurkan bantuan Rp60 juta untuk tiga alumni MAS Perguruan Islam Ar Risalah yang berhasil diterima di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir.

Ketiga siswa tersebut adalah Zahra Azzakiah, Hanifah Djoelvinanda, dan Hauraaul Himmaty Ulya. Mereka berhasil lolos ke salah satu perguruan tinggi Islam paling bergengsi di dunia. Namun, impian mereka nyaris tertunda karena keterbatasan biaya keberangkatan ke Mesir. Bahkan, salah seorang di antaranya merupakan anak yatim piatu.

Informasi itu disampaikan Yuneiti, guru Pendidikan Agama Islam SMAN 14 Padang yang juga berstatus PPPK. Di hadapan Kepala SMAN 14 Padang Evidel, majelis guru, dan Andre Rosiade, Yuneiti menceritakan bahwa putrinya bersama dua rekannya telah diterima di Al Azhar, tetapi terkendala biaya perjalanan, pengurusan visa, hingga kebutuhan awal keberangkatan.

“Kami mendengar Pak Andre sudah banyak membantu masyarakat, termasuk pendidikan dan beasiswa. Kami berharap Pak Andre bisa membantu anak kami dan dua temannya agar bisa berangkat ke Mesir. Salah satunya bahkan anak yatim piatu,” ujar Yuneiti.

Baca Juga  Andre Rosiade dan Pejabat Pemprov Sumbar Bertemu Dirut KAI, Bahas Flyover Padang Luar hingga Jalur Penyelamatan Koto Baru

Mendengar penjelasan tersebut, Andre tidak membutuhkan waktu lama untuk mengambil keputusan. Di hadapan para guru, ia langsung menyatakan akan memberikan bantuan sebesar Rp20 juta kepada masing-masing siswa, sehingga total bantuan yang diserahkan mencapai Rp60 juta.

“Bantuan ini untuk biaya keberangkatan, pengurusan visa, dan kebutuhan awal menuju Mesir. Insya Allah kalau sudah diterima di Universitas Al Azhar, biasanya akan ada berbagai beasiswa dan bantuan lainnya. Yang penting adik-adik bisa berangkat dulu. Belajarlah dengan sungguh-sungguh dan kembali nanti untuk membangun bangsa,” kata Andre.

Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar itu mengaku bangga melihat semakin banyak generasi muda Sumbar yang mampu menembus perguruan tinggi kelas dunia. Menurutnya, keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak berprestasi untuk menggapai cita-cita.

Suasana haru pun menyelimuti ruang pertemuan. Yuneiti tak mampu menahan air mata saat Andre langsung menyerahkan bantuan tunai Rp60 juta. Ia mengaku selama ini kebingungan mencari biaya agar ketiga siswa tersebut dapat berangkat ke Mesir.

Baca Juga  Lima Daftar SMA Semi Militer Terbaik di Indonesia dan Biaya Masuknya

“Alhamdulillah, terima kasih banyak Pak Andre Rosiade. Ini menjadi keberkahan yang luar biasa bagi anak-anak kami. Bantuan ini memberi harapan baru agar mereka bisa melanjutkan pendidikan di Al Azhar. Semoga Allah membalas semua kebaikan Bapak,” ucap Yuneiti dengan mata berkaca-kaca.

Kepala SMAN 14 Padang, Evidel, juga mengapresiasi kepedulian Andre Rosiade yang dinilainya selalu hadir membantu dunia pendidikan di Sumatera Barat.

“Pak Andre tidak hanya membantu pembangunan sekolah kami, tetapi juga memberikan perhatian kepada anak-anak berprestasi dari sekolah lain yang membutuhkan uluran tangan. Kepedulian seperti ini sangat berarti bagi dunia pendidikan di Sumatera Barat. Terima kasih Pak Andre Rosiade,” ujar Evidel.

Bantuan tersebut menjadi penyelamat bagi tiga calon mahasiswa Al Azhar yang selama ini dihantui persoalan biaya keberangkatan. Dengan dukungan itu, mereka kini memiliki harapan lebih besar untuk melanjutkan pendidikan di Kairo dan mengharumkan nama Sumatera Barat di tingkat internasional. (rdr)