SUMBAR

Gubernur Resmikan SPKLU Center Pertama di Sumbar, Perkuat Komitmen Green Province

×

Gubernur Resmikan SPKLU Center Pertama di Sumbar, Perkuat Komitmen Green Province

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi (Tengah) Meresmikan SPKLU di kantor PLN UID Padang. Kantor PLN UID, Padang, Kamis (01/10/2026). (​Foto: Dok. Makopim/Adp)
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi (Tengah) Meresmikan SPKLU di kantor PLN UID Padang. Kantor PLN UID, Padang, Kamis (01/10/2026). (​Foto: Dok. Makopim/Adp)

PADANG, RADARSUMBAR.COM — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center pertama di Sumbar. Peresmian ini merupakan bagian dari upaya mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik dan transisi menuju energi bersih di daerah.

Peresmian SPKLU Center tersebut berlangsung di Kantor Pelayanan PLN SBU Regional Sumatera Bagian Tengah, Kamis (1/10/2026). Kehadiran fasilitas tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik sekaligus mendukung komitmen Sumatera Barat menuju Green Province.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah menghadirkan percepatan-percepatan dalam urusan kelistrikan. Di antaranya dengan hadirnya SPKLU Center yang pertama di Sumatera Barat,” ujar Gubernur, Mahyeldi

Menurutnya, pengembangan energi bersih merupakan salah satu perhatian utama Pemprov Sumbar. Selain kendaraan listrik, pemerintah daerah juga terus mendorong pemanfaatan berbagai sumber energi terbarukan, seperti energi surya, panas bumi, dan energi air.

Gubernur mengatakan, komitmen tersebut juga telah mendapat dukungan dari dunia internasional. Sumatera Barat, sebutnya, dalam beberapa tahun terakhir menerima dukungan dari Norwegia sebesar 3,5 juta dolar AS untuk pengembangan program terkait lingkungan dan energi bersih. Selain itu, terdapat informasi mengenai dukungan Jerman melalui KfW.

“Semua ini mudah-mudahan menjadi bagian dari percepatan Green Province. Karena itu, dukungan dari PLN dan Kementerian ESDM sangat kita harapkan,” katanya.

Baca Juga  Safari Ramadhan Pemprov Sumbar Tahun 2026 akan Difokuskan ke Daerah Terdampak Bencana

Gubernur juga menyampaikan bahwa Pemprov Sumbar telah menetapkan kebijakan agar setiap penggantian kendaraan dinas pemerintah diarahkan menggunakan kendaraan listrik. Kebijakan tersebut diharapkan secara bertahap dapat mendorong penggunaan kendaraan listrik di lingkungan pemerintahan sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat.

Gubernur berharap keberadaan SPKLU Center dan berbagai kemudahan yang diberikan PLN dapat mempercepat penggunaan kendaraan listrik di Sumatera Barat. Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya mendukung pengurangan emisi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

“Mudah-mudahan dengan SPKLU Center dan gebyar pemotongan tambahan daya ini akan memberikan semangat dan kemudahan kepada kita di Sumatera Barat, sehingga energi hijau kemudian Sumbar hijau bisa kita implementasikan lebih cepat lagi yang akan memberikan kebaikan kepada kita semua,” ujar Gubernur.

Peresmian SPKLU Center kemudian dilakukan Gubernur bersama jajaran PLN dan Kementerian ESDM dengan pembacaan basmalah. Gubernur berharap fasilitas tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus memperkuat kontribusi Sumatera Barat dalam mendukung transisi energi nasional.

Sementara itu, Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Strategis Kementerian ESDM, Andriah Feby Misna, mengatakan peningkatan penggunaan kendaraan listrik harus diikuti dengan kesiapan infrastruktur pengisian daya. Menurutnya, kendaraan listrik berbasis baterai merupakan salah satu strategi pemerintah dalam mencapai target Net Zero Emission 2060.

“Switching ke listrik menjadi salah satu strategi kita untuk mencapai Net Zero Emission tahun 2060, tidak hanya pada sektor transportasi, tetapi juga rumah tangga dan sektor lainnya,” ujarnya.

Baca Juga  Gubernur Sumbar Resmikan Jembatan Akses Baru Menuju RS Unand

Ia menyebutkan, berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, Sumatera Barat telah memiliki 102 SPKLU, dengan sekitar 90 unit di antaranya didominasi oleh PLN. Dari sisi rasio, jumlah SPKLU tersebut masih memberikan ruang bagi pertumbuhan kendaraan listrik di Sumatera Barat.

“Di Sumbar itu satu SPKLU melayani sekitar enam kendaraan. Sementara dalam ketentuan, rasionya satu SPKLU melayani 17 kendaraan. Artinya, peluang untuk memperbanyak kendaraan listrik masih cukup luas,” jelasnya.

Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany Ghana Akmalaputri, mengatakan SPKLU Center yang diresmikan tersebut dilengkapi lima unit ultra fast charging dengan kapasitas masing-masing 120 kW atau total 600 kW.

Selain menghadirkan SPKLU Center, PLN juga memberikan program diskon 50 persen untuk pemasangan baru dan tambah daya listrik khusus di Sumatera Barat selama dua minggu. Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian dukungan PLN dalam momentum Hari Jadi ke-81 Provinsi Sumatera Barat.

Arsyadany menyebutkan, hingga Agustus 2026 terdapat lebih dari 580 kendaraan listrik di Sumatera Barat. Secara nasional, PLN telah memiliki lebih dari 3.200 lokasi SPKLU dengan transaksi yang mencapai sekitar 700.000 per bulan.

“Yang paling penting bukan seberapa banyak charger yang dibangun, tetapi seberapa banyak fasilitas ini memberikan manfaat bagi masyarakat di Sumatera Barat,” katanya. (rdr/adpsb)