HEADLINESUMBAR

Cuaca Padang Hari Ini, BMKG Prediksi Hujan Petir

×

Cuaca Padang Hari Ini, BMKG Prediksi Hujan Petir

Sebarkan artikel ini
ilustrasi hujan berpetir. (dok. istimewa)
ilustrasi hujan berpetir. (dok. istimewa)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Cuaca Padang hari ini berpotensi diguyur hujan petir. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi tersebut terjadi di tengah terbentuknya daerah konvergensi di sekitar Samudera Hindia barat Sumatera Barat hingga Aceh.

Daerah konvergensi tersebut berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah yang dilaluinya. Karena itu, masyarakat di Padang dan sejumlah wilayah Sumatera Barat diminta mewaspadai perubahan cuaca, terutama potensi hujan disertai petir.

Dalam prakiraan cuaca BMKG, Padang menjadi salah satu wilayah di Pulau Sumatera yang berpotensi mengalami hujan petir. Sementara itu, hujan sedang berpotensi terjadi di Medan dan Bandar Lampung.

Sejumlah wilayah Sumatera lainnya juga berpotensi mengalami hujan ringan, yakni Banda Aceh, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi dan Bengkulu. Sedangkan Palembang dan Pangkal Pinang berpotensi mengalami udara kabur.

Baca Juga  BMKG: Kota Padang Berpotensi Berkabut Kabur, Angin Kencang Picu Gelombang Tinggi

BMKG juga mengingatkan pengguna transportasi udara untuk mewaspadai keberadaan awan hujan, termasuk awan kumulonimbus, terutama di sekitar wilayah Sumatera bagian barat dan Samudera Hindia bagian barat Indonesia.

Awan kumulonimbus dapat berkaitan dengan kondisi cuaca signifikan. Karena itu, pengguna jasa penerbangan diimbau mengikuti informasi terbaru yang disampaikan pihak bandara dan maskapai.

Selain potensi hujan, kondisi atmosfer juga dipengaruhi sejumlah daerah pertemuan angin atau konfluensi. Kondisi tersebut diprakirakan berada antara lain di Laut Jawa, Laut Cina Selatan, Laut Flores, Laut Arafuru, Laut Halmahera bagian utara dan Samudera Pasifik timur Filipina.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah konvergensi maupun konfluensi. Sementara itu, bagi nelayan dan masyarakat yang menggunakan transportasi laut, BMKG memprakirakan angin di wilayah Indonesia umumnya bertiup dengan kecepatan 7 hingga 26 knot.

Baca Juga  Nilai Kerja Sama Pemprov Sumbar dengan Berbagai Pihak Capai Rp57 Miliar

BMKG juga mengingatkan adanya potensi gelombang tinggi 2,5 hingga 4 meter di Samudera Hindia barat Lampung, Samudera Hindia selatan Banten dan Samudera Hindia selatan Jawa Tengah. Masyarakat pesisir juga diminta menyesuaikan aktivitas dengan kondisi pasang air laut karena terdapat potensi banjir rob di pesisir Maluku.

BMKG mengingatkan, meskipun cuaca kering masih mendominasi sejumlah wilayah, hujan lebat tetap dapat terjadi secara lokal. Risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan juga perlu diwaspadai. Masyarakat diimbau menyesuaikan aktivitas dan perjalanan dengan kondisi cuaca serta terus memantau informasi terbaru melalui kanal resmi BMKG. (rdr)