SEPAKBOLAHEADLINE

Final FIFA ASEAN Cup, Andre Rosiade Minta Laga Timnas Indonesia Tak Lagi Dipimpin Wasit Asia

×

Final FIFA ASEAN Cup, Andre Rosiade Minta Laga Timnas Indonesia Tak Lagi Dipimpin Wasit Asia

Sebarkan artikel ini
Andre Rosiade meluapkan kegembiraannya usai Timnas Indonesia memenangi laga FIFA ASEN CUP 2026 melawan Bangladesh. (Foto: Ist)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Presiden Klub Semen Padang FC Andre Rosiade meminta PSSI memperjuangkan agar pertandingan Timnas Indonesia, khususnya pada laga final FIFA ASEAN Cup 2026, tidak lagi dipimpin wasit dari kawasan Asia.

Permintaan itu disampaikan Andre setelah Timnas Indonesia memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda akan menghadapi Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).

Andre menyebut Indonesia seperti kurang beruntung ketika laga Timnas dipimpin wasit Asia. Karena itu, ia mendukung penuh Ketua Umum PSSI Erick Thohir untuk memperjuangkan penggunaan wasit dari konfederasi di luar Asia, seperti Afrika, Eropa atau Amerika.

“Saya, Andre Rosiade, mendukung penuh Bapak Erick Thohir selaku Ketua PSSI agar memperjuangkan laga Timnas Indonesia tidak lagi dipimpin wasit Asia (AFC), tetapi dipimpin wasit dari Benua Afrika, Eropa atau Amerika, karena kita sering dirugikan oleh wasit Asia (AFC),” kata Andre dalam pernyataan resminya.

Baca Juga  Andre Rosiade Penuhi Janji! Pria yang Tidur di Trotoar Jakarta Akhirnya Sampai di Padang

Menurut Andre, persoalan wasit tidak boleh dianggap sebagai hal kecil. Ketika Timnas Indonesia tampil di pertandingan penting, kata dia, kualitas, konsistensi dan independensi perangkat pertandingan menjadi bagian penting untuk memastikan laga berjalan secara fair.

“Yang paling penting adalah bagaimana Timnas kita mendapatkan pertandingan yang fair. Kita ingin perjuangkan agar Timnas Indonesia semakin dihormati dan mendapatkan perlakuan yang adil di level internasional,” ujar Andre.

Andre menyampaikan pernyataan tersebut setelah Indonesia tampil meyakinkan pada laga terakhir Grup A dengan mengalahkan Bangladesh 9-2. Kemenangan telak itu memastikan Garuda melaju ke partai final.

Sebelumnya, Indonesia mengawali perjalanan di Grup A dengan kemenangan 2-0 atas Singapura. Setelah itu, skuad Garuda bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Tambahan tiga poin dari kemenangan atas Bangladesh membuat Indonesia mengakhiri fase grup sebagai pemuncak dengan tujuh poin.

Baca Juga  Andre Rosiade Bantu Kursi Roda Elektrik untuk Hannan, Bocah Lumpuh akibat Tumor Tulang Belakang di Padang Panjang

Kini, Thailand menjadi lawan terakhir Indonesia dalam perebutan gelar FIFA ASEAN Cup 2026. Andre berharap momentum keberhasilan mencapai final tidak berhenti pada pencapaian di lapangan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat pembenahan sepak bola nasional.

Menurut Andre, pembenahan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari kompetisi, pembinaan pemain hingga perangkat pertandingan. Ia menilai Timnas Indonesia yang semakin kompetitif harus mendapatkan dukungan ekosistem sepak bola yang juga semakin profesional.

Andre yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra dan Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) menegaskan dukungannya terhadap langkah PSSI memperjuangkan kepentingan Timnas Indonesia di level internasional.

“Kalau kita ingin sepak bola Indonesia semakin maju dan Timnas semakin disegani, semua aspek harus kita perbaiki. Termasuk memastikan pertandingan Timnas berjalan dengan kepemimpinan wasit yang profesional dan fair,” katanya. (rdr)