NASIONAL

AHY Minta Kader Demokrat Sumbar Rapatkan Barisan, Target Rebut Kemenangan pada Pemilu 2029

×

AHY Minta Kader Demokrat Sumbar Rapatkan Barisan, Target Rebut Kemenangan pada Pemilu 2029

Sebarkan artikel ini

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meminta seluruh kader Partai Demokrat di Sumatera Barat (Sumbar) semakin solid dan merapatkan barisan dalam menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.

Pesan tersebut disampaikan AHY secara virtual saat membuka Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumbar di Padang, Jumat (24/7/2026) malam.

Menurut AHY, soliditas internal menjadi modal utama bagi Partai Demokrat untuk menghadapi persaingan politik yang semakin dinamis. Ia mengingatkan seluruh kader agar saling mendukung dan tidak menjadikan perbedaan sebagai pemicu perpecahan.

“Kita rapatkan barisan. Kita ingin organisasi kita semakin solid, semakin kompak. Saling mendukung satu sama yang lain. Kalau pun ada perbedaan saya rasa sesuatu yang wajar,” kata AHY.

Ia menegaskan Partai Demokrat merupakan rumah besar yang harus dijaga dan dibesarkan bersama oleh seluruh kader.

“Sejatinya kita adalah sebuah rumah besar, kendaraan yang harus dinahkodai, dijalankan, dan dikawal bersama-sama,” ujarnya.

AHY juga meminta seluruh kader terus meningkatkan kompetensi, kapasitas, dan integritas agar mampu menjadi representasi Partai Demokrat di tengah masyarakat.

Menurutnya, setiap kader harus hadir sebagai duta partai yang mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Tunjukkan Demokrat menjadi jembatan dengan kalangan masyarakat. Masyarakat Sumbar dikenal sebagai masyarakat yang cerdas dan kritis, sehingga kita harus menghadirkan pendekatan yang rasional, tetapi juga penuh empati,” tegasnya.

Baca Juga  Sekjen IKM Braditi Moulevey Rajo Mudo Pimpin Tim Gercep Pasca Munas DPP IKM

Selain memperkuat kapasitas kader, AHY mendorong Partai Demokrat membuka ruang seluas-luasnya bagi berbagai elemen masyarakat.

Ia meminta kader membangun jaringan dan komunikasi politik yang lebih luas sebagai bagian dari upaya memperbesar dukungan menjelang Pemilu 2029.

“Mari kita raih kemenangan. Kemenangan yang sesungguhnya adalah ketika masyarakat benar-benar memberikan kepercayaan dan ruang yang luas bagi Demokrat untuk lebih berperan di Sumbar,” katanya.

AHY menilai seluruh jajaran partai juga harus mulai menyusun strategi sekaligus melakukan evaluasi terhadap kinerja organisasi agar mampu meningkatkan perolehan suara pada Pemilu 2029.

Ia menargetkan Partai Demokrat kembali memperkuat keterwakilan di seluruh daerah pemilihan, mulai dari DPR RI, DPRD Provinsi Sumbar, hingga DPRD kabupaten dan kota.

“Dalam konteks pemilu, apa pun yang nanti kita hadapi, kita harus siap memenangkan dengan mesin partai yang solid. Yang saya harapkan adalah semakin besarnya raihan suara kita dan jumlah kursi kita. Isi kembali semua dapil kita, baik DPR RI, provinsi, maupun DPRD kabupaten/kota,” ungkapnya.

AHY optimistis Partai Demokrat mampu mengulang kesuksesan yang pernah diraih di Sumatera Barat. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa setelah kontestasi politik selesai, seluruh kader tetap harus menjaga hubungan baik dengan seluruh partai politik demi kepentingan pembangunan daerah.

Baca Juga  Tak Cuma Stop Impor, Indonesia Akan Surplus Solar Tahun Ini

“Sumbar sudah sangat rindu, dan rasanya kita bisa mengulangi lagi kesuksesan tersebut. Namun setelah pemilu selesai, kita harus kembali menjalin hubungan yang baik dengan semua partai politik sahabat. Karena tujuan kita adalah membangun Sumbar yang lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera,” ujarnya.

Di sisi lain, AHY mengakui tantangan politik ke depan tidak akan mudah. Karena itu, ia meminta kader tidak hanya fokus pada upaya meraih kemenangan politik, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, Partai Demokrat memiliki pengalaman panjang saat memimpin pemerintahan di bawah Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun, pengalaman tersebut tidak boleh membuat partai terjebak dalam romantisme masa lalu.

“Demokrat pernah berjaya. Kita pernah berjuang, Pak SBY menjadi Presiden selama 10 tahun dan meninggalkan banyak legacy yang masih diingat bahkan dirindukan masyarakat. Tetapi Demokrat tidak ditentukan oleh masa lalunya,” katanya.

“Kita harus bicara tentang hari ini dan berjuang untuk masa depan yang lebih baik. Tugas kita adalah menghadirkan alternatif sekaligus solusi bagi masyarakat,” tutup AHY. (rdr)