INTERNASIONAL

AS dan Iran Capai Kesepakatan Damai, Selat Hormuz Akan Dibuka Lagi

×

AS dan Iran Capai Kesepakatan Damai, Selat Hormuz Akan Dibuka Lagi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Selat Hormuz. (Foto: Reuters)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa Selat Hormuz akan kembali dibuka setelah tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang dijadwalkan ditandatangani di Swiss pada 19 Juni 2026.

Dalam pernyataannya melalui platform Truth Social, Trump menyebut pembukaan kembali jalur pelayaran strategis tersebut akan dilakukan setelah proses penandatanganan kesepakatan dan pembersihan ranjau di kawasan perairan tersebut.

“Dengan dibukanya kembali Selat Hormuz setelah penandatanganan kesepakatan pada Jumat, minyak akan kembali mengalir ke kawasan dan dunia,” tulis Trump.

Kesepakatan damai tersebut diumumkan setelah perundingan intensif yang melibatkan sejumlah mediator internasional. Berdasarkan laporan media internasional, kedua negara telah menyepakati penghentian operasi militer dan membuka jalan bagi pembahasan lanjutan mengenai berbagai isu strategis, termasuk program nuklir Iran dan pencabutan sejumlah sanksi.

Baca Juga  Trump Sebut Akan Kuasai Selat Hormuz Setelah Kalahkan Iran

Trump juga menyatakan Selat Hormuz akan dibuka tanpa pungutan biaya bagi kapal-kapal yang melintas. Selain itu, Amerika Serikat disebut akan mencabut blokade angkatan laut yang sebelumnya diberlakukan terhadap Iran.

Pengumuman tersebut mendapat respons positif dari berbagai negara dan pelaku pasar global. Harapan akan normalisasi arus perdagangan energi melalui Selat Hormuz mendorong penurunan harga minyak dunia dan penguatan pasar saham internasional.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran energi terpenting di dunia. Sebagian besar ekspor minyak dari kawasan Teluk bergantung pada jalur tersebut sehingga setiap gangguan di wilayah itu berpotensi memengaruhi pasokan energi dan perekonomian global.

Meski demikian, sejumlah rincian teknis mengenai implementasi kesepakatan dan mekanisme pembukaan penuh Selat Hormuz masih menunggu penandatanganan resmi yang dijadwalkan berlangsung di Swiss pada 19 Juni mendatang. (rdr/cnn)