TANAH DATAR

Sapi Simental 1,2 Ton Dipilih jadi Kurban Presiden di Tanah Datar

×

Sapi Simental 1,2 Ton Dipilih jadi Kurban Presiden di Tanah Datar

Sebarkan artikel ini
ilustrasi sapi kurban. (dok. istimewa)
ilustrasi sapi kurban. (dok. istimewa)

BATUSANGKAR, RADARSUMBAR.COM – Sapi milik peternak asal Nagari Balai Tangah, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto pada Idul Adha 1447 Hijriah.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar, Roki Martarika, mengatakan sapi tersebut merupakan jenis simental dengan bobot mencapai 1,2 ton.

“Sapi kurban tersebut berjenis simental dengan bobot mencapai 1,2 ton dengan harga sekitar Rp127 juta,” kata Roki di Batusangkar, Rabu.

Ia menjelaskan, sapi kurban Presiden nantinya akan dialokasikan ke Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Tarab. Sementara mekanisme penyalurannya akan diatur oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Tanah Datar.

Baca Juga  Sirene Siaga Banjir Berbunyi, Warga Parambahan Tanah Datar Berhamburan Keluar Rumah

“Sapi kurban Presiden dialokasikan ke Nagari Koto Baru Kecamatan Sungai Tarab. Untuk mekanisme penyalurannya diatur oleh Bagian Kesra Setda Tanah Datar,” ujarnya.

Sebelum ditetapkan sebagai hewan kurban Presiden, sapi tersebut telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan peninjauan langsung oleh dinas terkait guna memastikan kelayakan sebagai hewan kurban.

“Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan sapi dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat sebagai hewan kurban,” tambahnya.

Roki juga menyebut pada Idul Adha tahun sebelumnya, Presiden Prabowo turut membeli sapi kurban dari peternak lokal Tanah Datar, termasuk untuk kurban tingkat Provinsi Sumatera Barat.

“Tahun lalu peternak Tanah Datar mendapatkan dua jatah sapi kurban Presiden, termasuk untuk Provinsi Sumatera Barat. Sementara tahun ini, sapi kurban Presiden untuk tingkat provinsi dibeli dari peternak asal Agam,” jelasnya.

Baca Juga  Aduh! 38 Kasus Kekerasan pada Anak dan Perempuan terjadi di Tanahdatar selama 2021

Menurut dia, terpilihnya sapi asal Tanah Datar sebagai hewan kurban Presiden menjadi kebanggaan tersendiri bagi para peternak lokal sekaligus motivasi untuk meningkatkan kualitas peternakan di daerah.

“Ini tentu menjadi sesuatu yang membanggakan bagi peternak kita dan juga motivasi bagi peternak lainnya untuk meningkatkan semangat dan kualitasnya,” kata Roki. (rdr/ant)