JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan biaya pendidikan di sekolah negeri mulai dari sekolah dasar (SD) hingga universitas negeri harus gratis dan tidak menjadi beban masyarakat.
Prabowo menyampaikan hal tersebut saat memberikan sambutan pada peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, Jumat malam. Ia mengatakan akan segera menggelar rapat terbatas untuk membahas upaya mewujudkan pendidikan negeri tanpa biaya.
“Saya sangat setuju, saya akan segera mengadakan ratas (rapat terbatas) atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis,” kata Prabowo sebagaimana dipantau secara daring.
Prabowo kemudian merinci jenjang pendidikan negeri yang menurutnya harus digratiskan, mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.
“Biaya pendidikan negeri, SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis,” tegasnya.
Kepala Negara juga menyinggung sumber pendanaan untuk mewujudkan kebijakan tersebut. Menurut Prabowo, salah satu sumber dana dapat berasal dari pengembalian uang negara yang selama ini dikorupsi atau dicuri.
“Nanti akan ada yang bertanya, dari mana uangnya? Uangnya yang dikorupsi, yang nyolong, yang dicuri,” ujarnya.
Pernyataan tersebut memperluas komitmen Prabowo sebelumnya terkait pendidikan gratis di sekolah negeri.
Dalam pidatonya mengenai RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan pada 14 Agustus 2026, Prabowo menyatakan pemerintah akan memperjuangkan agar anak-anak Indonesia dapat bersekolah secara gratis di sekolah negeri.
Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak setiap anak Indonesia dan pemerintah berkewajiban memperluas akses pendidikan tanpa pungutan biaya.
Selain memperluas akses pendidikan, pemerintah pada 2027 juga memprioritaskan revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran. (rdr/ant)












