JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan bibit siklon tropis 94W di Laut Filipina bagian utara mulai melemah. Meski demikian, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akibat dinamika atmosfer yang masih aktif, Rabu (5/8/2026).
BMKG menjelaskan, dalam 24 jam ke depan bibit siklon tropis 94W diperkirakan memiliki kecepatan angin maksimum 15 knot atau sekitar 28 kilometer per jam dengan tekanan udara minimum 1.004 hPa serta bergerak ke arah barat-barat laut. Dalam 48 hingga 72 jam berikutnya, sistem diprediksi melemah signifikan dan berubah menjadi belokan angin.
Selain itu, terpantau sirkulasi siklonik di Samudera Hindia barat Bengkulu yang membentuk daerah konvergensi dan konfluensi di Samudera Hindia barat Sumatera Barat dan Bengkulu.
Daerah perlambatan angin juga diprakirakan terbentuk di pesisir utara Aceh, Aceh hingga Sumatera Utara, Selat Malaka hingga Riau, Sumatera Barat hingga perairan barat Bengkulu, Kalimantan Timur hingga Laut Sulu, serta Papua Pegunungan hingga Papua.
Kondisi tersebut meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah bibit siklon, sirkulasi siklonik, serta sepanjang daerah konvergensi dan konfluensi.
Untuk wilayah Sumatera Barat, BMKG memprakirakan Kota Padang berpotensi mengalami hujan ringan pada Rabu. Sementara itu, hujan ringan juga diprakirakan terjadi di Medan, Pekanbaru, dan Bengkulu.
BMKG juga mengingatkan adanya potensi hujan disertai petir di Tanjung Selor. Adapun cuaca cerah berawan hingga berawan tebal diprakirakan terjadi di Banjarmasin, Semarang, Palangkaraya, Jakarta, Bandung, Tanjung Pinang, Pangkal Pinang, Pontianak, Palembang, Serang, Yogyakarta, dan Surabaya.
Di wilayah timur Indonesia, hujan ringan diprakirakan terjadi di Palu, Mamuju, Sorong, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya. Sementara Denpasar, Manado, Ambon, Gorontalo, Ternate, Makassar, dan Kupang diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan tebal.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu serta terus memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG. (rdr)












