KESEHATAN

Jangan Sepelekan Posisi Duduk, Bisa Sebabkan Nyeri Pinggang di Usia Muda

×

Jangan Sepelekan Posisi Duduk, Bisa Sebabkan Nyeri Pinggang di Usia Muda

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi nyeri punggung.(Shutterstock)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Dokter spesialis ortopedi dan traumatologi Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), dr. Latsarizul Alfariq Senja Belantara, Sp.OT, mengingatkan bahwa posisi duduk yang tidak ergonomis saat bekerja dapat memicu nyeri pinggang, termasuk pada usia muda.

Alfariq menjelaskan bahwa nyeri pinggang pada orang lanjut usia umumnya dipengaruhi faktor penuaan. Namun, pada kelompok usia muda, kondisi tersebut dapat dipicu berbagai faktor, salah satunya posisi tubuh yang kurang tepat saat bekerja maupun beraktivitas sehari-hari.

“Misalnya gangguan pada posisi tubuh yang tidak ergonomis dalam pekerjaan atau aktivitas fisik sehari-hari. Jadi, tidak hanya karena faktor penuaan,” kata Alfariq, Kamis.

Menurut dia, lower back pain atau nyeri pinggang dapat muncul ketika seseorang mempertahankan posisi tubuh yang tidak ergonomis dalam waktu lama.

Baca Juga  SPH Dukung Kegiatan Futsal Smanten, Kenalkan Layanan Kesehatan kepada Masyarakat

Kondisi tersebut tidak hanya terjadi di lingkungan kerja, tetapi juga saat melakukan aktivitas di rumah. Kebiasaan mempertahankan postur tubuh yang salah secara terus-menerus dapat menumpuk dan akhirnya menimbulkan gangguan pada pinggang maupun punggung.

“Ini juga termasuk pada aktivitas fisik di rumah. Jadi, tidak hanya dievaluasi dari aktivitas di kantor saja. Akumulasi dari kebiasaan tersebut dapat menimbulkan gangguan pada pinggang ataupun punggung,” ujarnya.

Alfariq mencontohkan posisi duduk yang ergonomis, yakni duduk dengan nyaman dan memastikan perangkat kerja seperti komputer berada sejajar dengan pandangan mata. Posisi tersebut dapat membantu mengurangi risiko nyeri pada leher dan punggung.

Selain itu, ia menyarankan pekerja untuk melakukan relaksasi dan peregangan selama lima hingga 10 menit setiap dua jam sekali. Duduk dalam waktu lama tanpa mengubah posisi dapat meningkatkan tekanan pada otot dan memicu rasa nyeri.

Baca Juga  Peran Penting Dunia Farmasi bagi PAFI Bangli

Ia juga mengingatkan bahwa posisi tubuh yang tidak ergonomis dalam jangka panjang dapat berdampak buruk pada struktur tulang belakang dan berpotensi mempercepat proses penuaan pada bagian tersebut.

Untuk mencegah nyeri pinggang, Alfariq menyarankan masyarakat menjaga postur tubuh saat beraktivitas, rutin berolahraga, serta mencukupi asupan kalsium, protein, dan vitamin D guna menjaga kesehatan tulang dan otot. (rdr/ant)