OLAHRAGA

KONI Sumbar Sambut Iven Barongsai Internasional Digelar di Padang, Hamdanus: Kita Bangga

×

KONI Sumbar Sambut Iven Barongsai Internasional Digelar di Padang, Hamdanus: Kita Bangga

Sebarkan artikel ini
Gubernur Mahyeldi hadiri iven Festival Kota Tua 2026 sekaligus iven barongsai Internasional di kawasan Pondok. (dok. istimewa)
Gubernur Mahyeldi hadiri iven Festival Kota Tua 2026 sekaligus iven barongsai Internasional di kawasan Pondok. (dok. istimewa)

PADANG, RADARSUMBAR.COM — Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat Hamdanus mengaku bangga Kota Padang dipercaya menjadi tuan rumah Wai Mou International Lion Dance Championship, yang menghadirkan peserta dari delapan negara.

Menurut Hamdanus, digelarnya kompetisi barongsai bertaraf internasional di Padang menjadi momentum positif bagi perkembangan olahraga di Sumatera Barat. Terlebih, barongsai merupakan salah satu cabang olahraga yang berada dalam pembinaan KONI Sumbar.

“Kami tentu bangga dengan pelaksanaan event internasional ini. Apalagi Kota Padang dipercaya menjadi tuan rumah dan bisa menghadirkan atlet-atlet dari berbagai negara. Ini menunjukkan bahwa olahraga di Sumatera Barat, termasuk barongsai, terus berkembang,” ujar Hamdanus.

Ia berharap penyelenggaraan event tersebut dapat memberikan pengalaman sekaligus motivasi bagi atlet barongsai Sumatera Barat untuk terus meningkatkan prestasi.

“Semoga event seperti ini bisa terus dilaksanakan dan menjadi bagian dari upaya kita meningkatkan prestasi olahraga Sumatera Barat. Kehadiran peserta dari berbagai negara juga menjadi kesempatan bagi atlet kita untuk menambah pengalaman dan mengukur kemampuan,” katanya.

Baca Juga  Pengamat Olahraga: Tahapan Musorkab Harus Berpedoman pada Hasil Rapat Kerja

Wai Mou International Lion Dance Championship digelar di GOR HTT Padang, 15–17 Agustus 2026. Kejuaraan yang memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Barat tersebut diikuti sekitar 200 atlet dari delapan negara, yakni Indonesia, Vietnam, Australia, Hong Kong, Malaysia, Amerika Serikat, China, dan Prancis.

Kompetisi ini menjadi salah satu agenda utama Festival Kota Tua Padang 2026 dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi saat membuka kompetisi, Sabtu (15/8/2026) malam, mengapresiasi penyelenggaraan event yang mempertemukan peserta dari berbagai negara sekaligus melibatkan masyarakat dari beragam latar belakang etnis.

Mahyeldi menilai kehadiran atlet mancanegara menunjukkan bahwa kompetisi barongsai di Padang telah memiliki daya tarik internasional. Menurutnya, kegiatan tersebut juga dapat menjadi sarana mempromosikan Sumatera Barat dan Kota Padang ke tingkat dunia.

Selain memperkenalkan kekayaan budaya, event tersebut diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian pelaku UMKM.

Sementara itu, Ketua Umum PB Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Edy Kusuma mengatakan kehadiran atlet dari berbagai negara menjadi bentuk pengakuan terhadap perkembangan olahraga barongsai di Indonesia.

Baca Juga  Pesaing Terberat pada MotoGP 2024, Marquez Ungkap Nama Pembalap Ini

“Barongsai Padang luar biasa. Selain berprestasi, juga sukses menyelenggarakan event internasional,” kata Edy.

Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan komitmen pemerintah kota untuk terus mendorong Padang menjadi kota berkelas dunia. Ia bahkan menargetkan jumlah negara peserta Festival Kota Tua Padang dapat meningkat pada tahun depan.

“Target kita tahun depan 50 negara hadir di Padang dalam Festival Kota Tua,” ujar Fadly.

Festival Kota Tua Padang 2026 berlangsung pada 14–23 Agustus 2026 di kawasan Kota Tua Padang, Batang Arau. Festival yang digelar Himpunan Tjinta Teman (HTT) Padang bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Sumatera Barat itu mengusung tema “Urang Padang Jalan Barampek”, yang merepresentasikan kebersamaan empat kelompok etnis, yakni Melayu/Minang, Tionghoa, Nias, dan India.

Selain kompetisi barongsai internasional, festival juga menghadirkan pameran UMKM dan kuliner, pertunjukan seni budaya lintas etnis, hiburan, serta berbagai perlombaan rakyat. (rdr)