OLAHRAGA

Leo/Daniel Sumbang Emas Ketiga, Jawab Kepercayaan di Menit-Menit Terakhir

×

Leo/Daniel Sumbang Emas Ketiga, Jawab Kepercayaan di Menit-Menit Terakhir

Sebarkan artikel ini

OLAHRAGA, RADARSUMBAR.COM — Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjawab kepercayaan yang diberikan kepada mereka dengan sempurna.

Dipilih untuk tampil di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 pada menit-menit terakhir, pasangan ganda putra Indonesia itu berhasil mempersembahkan medali emas ketiga untuk Merah Putih.

“Alhamdulillah hari ini bisa menyumbangkan medali emas yang ketiga untuk Indonesia. Yang pasti bisa jadi modal kita berdua bisa lebih baik lagi,” kata Leo.

Bagi Daniel, kesempatan tampil di Asian Games kali ini memiliki arti tersendiri. Ia dan Leo dipercaya mengisi posisi tersebut pada menit-menit terakhir dan bertekad tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang diberikan pengurus dan pelatih.

“Yang pasti jadi motivasi kami sudah dipilih di menit-menit terakhir. Kami ingin memaksimalkan kesempatan dari pengurus dan pelatih telah memilih kami dan puji Tuhan, kami bisa memaksimalkan kesempatan,” ujar Daniel.

Leo menyebut komunikasi menjadi salah satu kunci dalam permainan mereka. Keduanya terus berkomunikasi untuk membaca jalannya pertandingan, sementara pelatih memberikan dukungan dari belakang lapangan.

Baca Juga  Erick Thohir Sebut Indonesia Siap Tempur Hadapi Kualifikasi Piala Dunia 2026

“Kuncinya yang pasti kita saling komunikasi. Kita berdua, pelatih yang di belakang support terus kita, jadi kita harus komunikasi, jalannya pertandingan itu gimana, jangan sampai beda komitmen aja di tengah lapangan,” kata Leo.

Sementara itu, Kabid Binpres PP PBSI, Eng Hian, mengatakan perubahan strategi teknis menjadi bagian dari instruksi yang diberikan kepada Leo/Daniel selama pertandingan.

“Tentunya perubahan strategi teknis itu kita lakukan untuk memberikan arahan dan instruksi ke Leo dan Daniel,” ujar Eng Hian.

Menurut Eng Hian, keberhasilan Leo/Daniel juga menjadi bagian dari proses regenerasi yang tengah dijalankan PBSI.

Ia mengatakan program regenerasi merupakan salah satu program utama kepengurusan PBSI saat ini. Dalam waktu sekitar satu tahun sembilan bulan, menurutnya sudah mulai terlihat perkembangan dari program tersebut.

“Seperti yang disampaikan oleh ketua umum, program utama di kepengurusan ini kan proses regenerasi. Sehingga paling tidak dari waktu satu tahun sembilan bulan ini, kita sudah melihat ada progres,” kata Eng Hian.

Baca Juga  Bawa 21 Pemain ke Palembang, Semen Padang FC Ingin Lanjutkan Tren Positif

Ia mengakui proses tersebut belum tentu langsung memenuhi seluruh ekspektasi masyarakat. Namun, hasil yang diraih di Asian Games menjadi salah satu indikator perkembangan yang sedang berjalan.

“Tentu tidak bisa memuaskan ekspektasi semua masyarakat. Tapi dari hasil pencapaian hari ini, kita sudah bisa melihat apa yang dilakukan oleh PBSI sudah cukup melakukan program regenerasi,” ujarnya.

Bagi Leo/Daniel sendiri, perjuangan belum berhenti setelah membawa pulang emas Asian Games.

Jadwal pertandingan sudah kembali menanti. Pekan depan mereka dijadwalkan berangkat ke Eropa untuk mengikuti rangkaian tur BWF selama sekitar tiga minggu.

“Kita rencana istirahat satu-dua hari, dan kemudian harus latihan lagi,” ujar Leo.

Menurutnya, rangkaian pertandingan yang masih panjang membuat mereka harus segera kembali menjaga kondisi dan konsistensi.

“Pertandingan ke depan untuk badminton masih banyak, jadi tur BWF-nya. Untuk menuju yang lebih baik lagi, pastinya kita harus latihan lebih giat lagi, harus menjaga konsisten,” katanya. (rdr)