PADANG, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Sumatera Barat. Kali ini, Kota Padang meraih penghargaan Terbaik I Anugerah Adinata Syariah tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, kepada Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Padang, Raju Minropa, yang mewakili Wali Kota Padang Fadly Amran, usai pelaksanaan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Gubernur Sumatera Barat, Senin (17/8/2026).
Anugerah Adinata Syariah merupakan penghargaan yang diberikan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kepada kepala daerah yang dinilai memiliki komitmen kuat, program kerja berkelanjutan, serta keberhasilan dalam mengembangkan ekonomi syariah di daerah masing-masing.
Pada ajang tersebut, Kota Padang berhasil menempati posisi pertama. Sementara itu, Kabupaten Limapuluh Kota meraih peringkat kedua, disusul Kota Pariaman di posisi ketiga, Kabupaten Sijunjung peringkat keempat, Kabupaten Solok Selatan peringkat kelima, dan Kota Payakumbuh di posisi keenam.
Sekdako Padang, Raju Minropa, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima Kota Padang. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas berbagai upaya yang telah dilakukan Pemko Padang dalam mengembangkan ekonomi syariah.
“Alhamdulillah. Upaya Pemerintah Kota Padang untuk mengembangkan ekonomi syariah mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat,” ujar Raju Minropa.
Ia menambahkan, penghargaan tersebut juga menjadi bukti konkret dari arah pembangunan Kota Padang yang mengedepankan kemajuan daerah tanpa meninggalkan nilai-nilai agama dan budaya.
“Mudah-mudahan anugerah ini sekaligus menjadi bukti konkret dari visi Kota Padang yang diusung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang yang menyelaraskan kota yang maju namun tetap berlandaskan kepada agama dan budaya,” katanya.
Raju menegaskan, penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Padang untuk terus memperkuat ekosistem ekonomi syariah melalui berbagai program yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, pengembangan usaha berbasis syariah, serta penguatan nilai-nilai keagamaan dalam pembangunan daerah. (rdr)











