LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Dinas Sosial Kabupaten Agam, Sumatera Barat, memastikan persediaan logistik untuk penanganan korban bencana masih mencukupi hingga akhir 2026.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam Villa Erdi mengatakan stok logistik yang tersedia meliputi tikar, family kit yang berisi perlengkapan kesehatan dan kebutuhan kebersihan keluarga, serta sejumlah kebutuhan darurat lainnya.
“Persediaan logistik berupa tikar, family kit, dan perlengkapan lainnya aman hingga akhir 2026,” kata Villa Erdi di Lubuk Basung, Selasa (4/8/2026).
Ia menjelaskan, saat ini Dinas Sosial memiliki 20 paket bantuan dari Kementerian Sosial serta 20 paket yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Agam Tahun Anggaran 2026.
Logistik tersebut diprioritaskan untuk penanganan bencana berskala kecil, seperti angin puting beliung, kebakaran, tanah longsor, dan bencana lainnya.
“Bantuan akan langsung kami serahkan kepada korban bencana berskala kecil,” ujarnya.
Menurut Villa, seluruh logistik saat ini tersimpan di gudang Dinas Sosial Kabupaten Agam sehingga siap didistribusikan sewaktu-waktu apabila terjadi bencana.
Sementara untuk penanganan bencana berskala besar, pemerintah daerah akan mengandalkan dana tanggap darurat yang dicairkan sesuai mekanisme yang berlaku.
“Bantuan tanggap darurat digunakan untuk bencana berskala besar, seperti banjir bandang yang melanda Agam pada akhir 2025,” katanya.
Selain itu, penanganan bencana skala besar juga akan didukung bantuan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan serta organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya sesuai kebutuhan. (rdr/ant)










