PADANG

Rehab Bendungan dan Drainase Pascabanjir di Padang Mulai Dikerjakan

×

Rehab Bendungan dan Drainase Pascabanjir di Padang Mulai Dikerjakan

Sebarkan artikel ini
Perbaikan drainase pascabanjir yang dilakukan oleh Pemko Padang. (dok. Prokopim)
Perbaikan drainase pascabanjir yang dilakukan oleh Pemko Padang. (dok. Prokopim)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Padang mulai melakukan pekerjaan fisik rehabilitasi sejumlah bendungan dan drainase yang terdampak bencana banjir. Pekerjaan tersebut dilakukan setelah tahapan perencanaan dan proses tender proyek selesai.

Rehabilitasi dilakukan di sejumlah lokasi terdampak, di antaranya Limau Manis, Lubuk Kilangan, dan Tabiang Banda Gadang. Pekerjaan ini menggunakan anggaran Dana Transfer ke Daerah (TKD) yang sebelumnya dikembalikan oleh Pemerintah Pusat kepada Kota Padang.

Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan, Pemko Padang berkomitmen mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur yang rusak akibat bencana. Namun, percepatan tersebut tetap harus mengikuti tahapan dan aturan yang berlaku.

“Sama seperti masyarakat, kita juga ingin cepat. Namun ada tahapan perencanaan dan tender yang tidak bisa dibypass, karena ada aturan yang mengikat. Saat ini Alhamdulillah beberapa rehab fisik sudah mulai dilakukan, karena proses perencanaan dan tendernya sudah selesai,” kata Fadly, Senin (10/8/2026).

Baca Juga  Gedung Padang Youth Center Sumbang Rp200 Juta PAD untuk Kota Padang di 2024

Ia juga menyampaikan permohonan maaf sekaligus apresiasi kepada masyarakat yang telah menunggu proses perbaikan infrastruktur pascabencana. “Mohon maaf dan terima kasih kepada masyarakat Kota Padang yang sudah menunggu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Malvi Hendri, mengatakan saat ini terdapat tujuh paket proyek fisik yang sudah mulai dikerjakan.

“ Saat ini 7 paket proyek fisik sudah dimulai pekerjaannya. Antara lain rekonstruksi jembatan di Kampung Jambak, rehab bendungan Limau Manis, rehab bendungan Lubuk Kilangan, rehab Bendungan Sungkai, dan drainase di Tabiang Banda Gadang,” ujar Malvi.

Menurutnya, dimulainya pekerjaan fisik tersebut menjadi bagian dari upaya Pemko Padang mempercepat pemulihan infrastruktur yang terdampak bencana banjir. Pemko Padang memastikan proses rehab-rekon terus dilanjutkan secara bertahap, dengan tetap mengacu pada ketentuan perencanaan, pengadaan, dan pelaksanaan pekerjaan pemerintah. (rdr)