HEADLINELIGA 1

Rekonstruksi GHAS Dimulai, Semen Padang FC ‘Terusir’ Sementara

×

Rekonstruksi GHAS Dimulai, Semen Padang FC ‘Terusir’ Sementara

Sebarkan artikel ini

BOLA, RADARSUMBAR.COM – Stadion Gelora Haji Agus Salim (GHAS) Padang, Sumatera Barat, dipastikan akan dibongkar total dan dibangun ulang sesuai standar Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Kondisi ini membuat Semen Padang FC (SPFC) berpotensi menjadi tim musafir pada kompetisi musim depan.

Rencana rekonstruksi tersebut disampaikan Penasehat Semen Padang FC, Andre Rosiade, saat meninjau stadion bersama perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Padang, Rabu (8/4/2026).

Andre menjelaskan, stadion milik Pemerintah Provinsi Sumatera Barat itu sudah tidak memungkinkan untuk sekadar direnovasi.

“Stadion ini akan dibongkar total dan dibangun ulang dari nol. Bukan sekadar renovasi, tapi rekonstruksi agar memenuhi standar AFC,” ujarnya.

Berdasarkan kajian teknis Kementerian PU, bangunan stadion dinilai sudah sangat tua dan sempat terdampak gempa 2009, namun belum pernah mengalami perbaikan menyeluruh.

Rekonstruksi stadion tersebut diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp400 miliar. Nantinya, kapasitas stadion akan disesuaikan menjadi sekitar 15 ribu penonton dengan konsep single seat.

Baca Juga  Revitalisasi GHAS Dimulai Mei 2026, Semen Padang FC Siap Jadi Tim Musafir

Selain itu, fasilitas stadion juga akan dilengkapi berbagai sarana modern seperti royal box, lounge, kantor Asprov PSSI, hingga toko merchandise.

Meski dibangun ulang, Andre memastikan desain stadion tetap mempertahankan ciri khas Minangkabau dengan ornamen gonjong seperti rumah gadang.

“Target tender paling lambat akhir Mei 2026, dan proses pembongkaran serta pembangunan dimulai Juli 2026,” katanya.

Harus Angkat Kaki Sementara

Dengan dimulainya pembangunan pada pertengahan tahun ini, Semen Padang FC dipastikan tidak bisa menggunakan GHAS sebagai kandang.

“Setelah musim ini selesai, Semen Padang FC akan keluar menjadi tim musafir selama kurang lebih satu tahun,” jelas Andre.

Manajemen Kabau Sirah pun telah menyiapkan sejumlah opsi stadion alternatif di luar Sumatera Barat. Di antaranya Stadion Indomilk Arena (Tangerang), Stadion Madya (Senayan, Jakarta), Stadion Patriot (Bekasi), dan Stadion Pekansari (Bogor).

Baca Juga  Aksi Percobaan Bunuh Diri Ibu Muda di Padang Karena Masalah Keluarga Digagalkan Damkar

Pemilihan lokasi di luar provinsi dilakukan karena Stadion Utama Sumatera Barat di Sikabu belum memenuhi standar verifikasi PT Liga Indonesia Baru (LIB) lantaran pembangunannya belum rampung.

Rumput Dipindah, Target Lolos Degradasi

Terkait kondisi rumput stadion yang sempat menjadi sorotan, Andre menyebut rumput tersebut akan dipindahkan ke pusat latihan Semen Padang FC.

Di sisi lain, ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal perjuangan tim agar terhindar dari degradasi.

Semen Padang FC menargetkan hasil maksimal dalam sisa pertandingan musim ini, termasuk saat menghadapi Persis Solo, Persijap, dan Madura United, serta berusaha mencuri poin di kandang Borneo FC.

“Apapun yang terjadi, kita targetkan tiga poin di laga sisa. Saya akan kawal langsung,” tegasnya. (rdr)