BOLA, RADARSUMBAR.COM – Laga kandang perdana Semen Padang FC pada Pegadaian Championship Liga 2 2026/2027 mendapat perhatian besar dari para pendukung Kabau Sirah.
Menghadapi PSIS Semarang di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Minggu (20/9/2026) malam, suporter Semen Padang FC siap hadir langsung untuk memberikan dukungan kepada tim kebanggaan Sumatera Barat tersebut.
Manajer Semen Padang FC, Braditi Moulevey mengatakan, kehadiran suporter sangat dibutuhkan tim, terutama karena pertandingan melawan PSIS merupakan laga kandang pertama Semen Padang FC musim ini.
Menurutnya, dukungan dari tribun dapat menjadi tambahan energi bagi para pemain untuk menjalani pertandingan sekaligus mengejar target tiga poin.
“Karena suporter merupakan pemain ke-12 dan sangat kita harapkan kehadiran mereka secara langsung untuk menambah energi dan semangat pemain dalam bermain di lapangan,” kata Braditi Moulevey, Jumat (18/9/2026).
Braditi berharap atmosfer positif dari suporter dapat menjadi motivasi tambahan bagi pemain Semen Padang FC.
Terlebih, Kabau Sirah datang ke pertandingan tersebut dengan modal kemenangan 1-0 atas Persiraja Banda Aceh pada laga perdana.
Kemenangan di Stadion H Dimurthala, Minggu (13/9/2026), melalui gol Risman Maring menjadi modal awal Semen Padang FC untuk menghadapi PSIS.
Namun, manajemen tidak ingin tim cepat puas. Braditi menyebut evaluasi terhadap penampilan saat menghadapi Persiraja telah dilakukan bersama jajaran pelatih dan Presiden Klub Andre Rosiade.
“Tentunya kita bersyukur setelah 40 tahun di kandang Persiraja bisa menang dan mendapatkan poin dengan menang 1-0. Akan tetapi memang secara keseluruhan, permainan kurang memuaskan,” ujarnya.
Sejumlah evaluasi tersebut telah dibahas dalam latihan. Manajemen berharap perbaikan yang dilakukan dapat terlihat ketika Semen Padang FC tampil di hadapan pendukungnya sendiri.
“Akan tetapi ini menjadi evaluasi, sudah kami diskusikan dan dibahas dalam latihan, kita sudah melakukan sejumlah perbaikan,” katanya.
Suporter Jadi Pemain ke-12
Braditi menilai keberadaan suporter di Stadion Patriot Chandrabhaga bukan sekadar pelengkap pertandingan. Dukungan dari tribun diharapkan mampu memberikan energi tambahan bagi pemain sepanjang pertandingan.
Karena itu, ia mengajak seluruh pendukung Semen Padang FC untuk datang dan memberikan dukungan langsung kepada tim.
Laga menghadapi PSIS sekaligus menjadi kesempatan bagi suporter untuk menyaksikan langsung perjuangan Kabau Sirah dalam menjalani kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.
“Insya Allah secara teknis, seluruh tim dan pemain siap untuk menghadapi laga kedua dan juga merupakan laga kandang pertama pada Pegadaian Championship 2026/2027,” ucap Braditi.
Ia juga mengapresiasi perjuangan pemain ketika meraih kemenangan atas Persiraja. Namun, kemenangan tersebut diminta tidak menjadi alasan bagi tim untuk berpuas diri.
“Kami berterima kasih atas penampilan anak-anak pada laga perdana, kalian sudah fight di lapangan meskipun ada beberapa perbaikan-perbaikan yang dilakukan,” katanya.
Menurutnya, perjalanan Semen Padang FC masih panjang. Kekompakan pemain, kesiapan tim dan dukungan suporter menjadi bagian penting dalam menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.
“Jangan pernah cepat puas, baru pertama pertandingan yang dihadapi, masih banyak laga-laga yang akan kita lewati. Mudah-mudahan seluruh pemain tetap solid dan kompak dalam menjaga situasi tim untuk menghadapi Liga 2 ini,” sambungnya.
Target Tiga Poin
Di balik antusiasme suporter menyambut laga kandang perdana, manajemen Semen Padang FC tetap memasang target kemenangan.
Braditi menegaskan pemain yang diturunkan menghadapi PSIS harus merupakan pemain yang benar-benar siap bertanding dan bekerja keras selama 90 menit.
“Tentunya, harapannya nanti para skuad yang diturunkan pada laga melawan PSIS Semarang itu yang benar-benar sudah siap dan mau untuk bekerja keras meraih kemenangan,” tegasnya.
Manajemen juga telah melakukan evaluasi terhadap permainan tim saat menghadapi Persiraja.
Presiden Semen Padang FC Andre Rosiade sebelumnya menyoroti pola permainan tim yang dinilai masih perlu diperbaiki, termasuk penggunaan bola panjang atau long ball yang terlalu monoton.
“Kita ingin pelatih menyiapkan skema permainan dan taktik. Tidak monoton, tidak bermain long ball seperti yang kita hadapi lawan Persiraja kemarin. Insya Allah kami sudah lakukan evaluasi, pelatih sudah memahami,” kata Andre.
Andre menegaskan target Semen Padang FC saat menghadapi PSIS adalah meraih tiga poin.
“Kita sudah melakukan evaluasi mendalam, apa yang akan diperbaiki dan apa rencana ke depan. Harapannya, hari Minggu (20/9/2026) malam kita bisa meraih tiga poin melawan PSIS di Stadion Patriot. Target kita tidak ada lain selain menang dan meraih tiga poin melawan PSIS. Itu target,” tegasnya.
Dengan dukungan suporter yang diharapkan memenuhi Stadion Patriot Chandrabhaga, Semen Padang FC bertekad menjadikan laga kandang perdana sebagai momentum melanjutkan hasil positif sekaligus memperbaiki penampilan.
Bagi Kabau Sirah, dukungan dari tribun akan menjadi tambahan kekuatan untuk mengejar tiga poin sekaligus menjaga langkah dalam persaingan Pegadaian Championship Liga 2 2026/2027. (rdr)












