PARIAMAN, RADARSUMBAR.COM – Wali Kota Pariaman, Sumatera Barat, Yota Balad, berharap laga sepak bola Minang Old Star (MOS) 20 Nasional dapat digelar rutin dan masuk dalam kalender wisata olahraga (sport tourism) di daerah itu.
“Kegiatan ini mendukung visi-misi Balad–Mulyadi dalam memajukan pariwisata Kota Pariaman melalui sport tourism. Ke depan, kami berharap MOS menjadi event tahunan,” kata Yota saat meresmikan Laga Silaturahmi MOS 20 Nasional ke-7 kategori usia 45 tahun ke atas di Stadion Mini Persikatim, Desa Sikapak Timur, Kecamatan Pariaman Utara, Sabtu.
Ia menilai, jika kegiatan tersebut dikemas secara matang dan berkelanjutan, dampaknya akan berbanding lurus dengan peningkatan kunjungan wisatawan serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Selain itu, penyelenggaraan yang baik juga diyakini akan membuat ajang tersebut semakin besar dan dikenal luas.
Yota menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pariaman untuk mendukung seluruh kegiatan positif tanpa membeda-bedakan latar belakang kelompok.
Sementara itu, Kepala Desa Sikapak Timur, Syawirman, mengatakan MOS 20 merupakan wadah silaturahmi bagi perantau Minang yang hobi sepak bola, khususnya pemain berusia di atas 45 tahun.
Menurut dia, momentum Idul Fitri membuat pelaksanaan turnamen tersebut semakin tepat untuk mempererat kebersamaan.
Turnamen berskala nasional ini diikuti enam tim, yakni MOS Pariaman Hijau, MOS Pariaman Putih, MOS Riau, MOS Muaro Bungo, MOS Dharmasraya, dan MOS Padang.
Kehadiran peserta dari berbagai daerah diharapkan dapat memperkuat kebersamaan sekaligus memperkenalkan potensi Desa Sikapak Timur kepada masyarakat luas. (rdr/ant)












