LOKAL

PSPP Gagal ke Putaran Nasional, Sumbar hanya Dapat Satu Kuota Liga 4 Nasional

×

PSPP Gagal ke Putaran Nasional, Sumbar hanya Dapat Satu Kuota Liga 4 Nasional

Sebarkan artikel ini
Latihan pemain PSPP Padang Panjang. (dok. istimewa)
Latihan pemain PSPP Padang Panjang. (dok. istimewa)

BOLA, RADARSUMBAR.COM – Klub PSPP Padang Panjang dipastikan gagal lolos ke Putaran Nasional Liga 4 Piala Presiden 2025/2026 setelah PSSI hanya menetapkan satu kuota wakil dari Sumatera Barat.

Kepastian itu tertuang dalam surat resmi PSSI bernomor 2241/PGD/204/V-2026 tertanggal 6 Mei 2026 yang ditandatangani Sekretaris Jenderal Yunus Nusi.

Surat tersebut berisi Edaran IV Putaran Nasional Liga 4 Piala Presiden 2025/2026 dan ditujukan kepada Ketua PSSI Provinsi Sumatera Barat.

Dalam poin A surat tersebut disebutkan bahwa kuota peserta dari Sumbar untuk putaran nasional hanya satu tim, yakni PSP Padang sebagai juara Liga 4 Sumbar musim 2025/2026.

Keputusan ini menjadi kejutan bagi publik sepak bola Sumatera Barat, khususnya PSPP Padang Panjang yang berstatus runner-up. Pasalnya, pada musim sebelumnya Sumbar selalu mengirimkan dua wakil ke putaran nasional.

Pada Liga 4 2024/2025, PSPP yang juga finis sebagai runner-up berhasil lolos ke putaran nasional mendampingi Josal FC Piaman sebagai juara. Bahkan saat era Liga 3 Sumbar 2023/2024, PSPP juga lolos bersama Josal FC Piaman ke fase nasional.

Sekretaris Umum PSSI Sumbar, Hendra Dupa, membenarkan bahwa hanya satu tim yang lolos ke putaran nasional musim ini.
“Ya, sesuai surat PSSI,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (12/5/2026) malam.

Baca Juga  Laga Perdana Liga 4 Sumbar, PSP Padang dan PSPP Awali dengan Kemenangan

Ia menyebut keputusan kuota tersebut sepenuhnya ditentukan oleh PSSI pusat. “PSSI baru mengeluarkan kuota lolos Sumbar,” tambahnya.

Putaran Nasional Liga 4 Piala Presiden 2025/2026 akan diikuti 64 tim dari seluruh Indonesia. Babak 64 besar dijadwalkan berlangsung mulai 30 Mei hingga 6 Juni 2026, sedangkan keseluruhan kompetisi berakhir pada 11 Juli 2026.

Penentuan jumlah kuota setiap provinsi mengacu pada regulasi kompetisi Liga 4, khususnya Pasal 24.2, yang mempertimbangkan sejumlah aspek seperti jumlah peserta, jumlah pertandingan, durasi kompetisi, hingga administrasi berbasis sistem daring SIAP PSSI.

Panitia pelaksana Liga 4 Sumbar menilai seluruh aspek penilaian sebenarnya telah dipenuhi. Kompetisi tingkat provinsi diikuti 10 tim dengan total minimal 12 pertandingan hingga final.

Babak penyisihan berlangsung dengan format home tournament sejak 22 Januari hingga 17 Februari 2026 di Stadion Agus Salim dan Stadion Utama Sumbar.

Total 52 pertandingan digelar dengan sistem single round robin. Semifinal berlangsung dua leg pada 29–31 Maret 2026, sedangkan partai final digelar pada 2 April 2026.

Baca Juga  Kejutan di Match Day 2 Liga 4 Sumbar; PSLA Sicincin Hempaskan Josal FC

Ketua Panpel Liga 4 Sumbar, Renol Fadli, menegaskan seluruh ketentuan administratif dan teknis telah dijalankan. “Semuanya telah kita penuhi,” katanya.

Sementara itu, manajemen PSPP Padang Panjang mengaku terkejut dan kecewa dengan keputusan tersebut. Manajer tim, Andi Saputra, mengatakan pihaknya baru menerima surat resmi pada Selasa (12/5/2026) sore atau sehari sebelum drawing grup babak 64 besar.

“Kami kaget, kenapa baru kemarin disampaikan. Sedangkan jadwal drawing grup hari ini, Rabu 13 Mei 2026,” ujarnya.

Menurut Andi, sebelumnya pihaknya terus berkoordinasi dengan PSSI Sumbar terkait peluang lolos ke putaran nasional.

“Pada saat penutupan, PSSI Sumbar menyebut satu kuota untuk juara. Kami sebagai runner-up diminta menunggu surat resmi dan penghitungan koefisien kompetisi seluruh Indonesia. Namun merujuk musim sebelumnya, biasanya dua tim,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa tim PSPP sebenarnya telah melakukan persiapan serius, termasuk menggelar pemusatan latihan sejak pertengahan April 2026 di GOR Khatib Sulaiman Bancalaweh.

“Kami masih menunggu hingga hasil drawing keluar. Setelah itu baru manajemen akan mengambil keputusan terkait kelanjutan tim,” tutupnya. (rdr)