PADANG, RADARSUMBAR.COM – Tiga pemancing yang sempat terjebak di dekat Air Terjun Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan dalam kondisi selamat pada Senin (6/7/2026) dini hari.
Ketiga korban masing-masing bernama Afif (24), warga Muaro Kasang, Teguh (24), warga Mega Permai, dan Hafis (21), warga Padang.
Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan pihaknya menerima laporan dari keluarga korban pada pukul 00.11 WIB.
Informasi tersebut menyebutkan tiga orang pemancing terjebak akibat debit air Sungai Bangek yang meningkat setelah hujan deras mengguyur kawasan Koto Tangah sejak sore hingga malam hari.
“Begitu menerima informasi, kami langsung memberangkatkan enam personel menuju lokasi. Alhamdulillah, ketiga survivor berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan dievakuasi dengan aman.”
“Kami mengapresiasi kerja sama seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi ini,” ujar Abdul Malik.
Berdasarkan laporan, ketiga korban berangkat memancing pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Saat hendak kembali, mereka tidak dapat menyeberang karena arus sungai menjadi deras sehingga menghubungi keluarga untuk meminta bantuan.
Sebanyak enam personel Kantor SAR Padang diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 00.29 WIB.
Tim tiba di titik penyeberangan awal sekitar pukul 01.20 WIB, kemudian melanjutkan perjalanan menuju lokasi korban.
Pada pukul 02.10 WIB, ketiga korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Selanjutnya, proses evakuasi dilakukan dan seluruh korban berhasil dievakuasi pada pukul 02.35 WIB.
Setelah operasi selesai, seluruh unsur SAR gabungan kembali ke satuan masing-masing. Abdul Malik mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan sungai, air terjun, maupun lokasi wisata alam, terutama saat cuaca tidak bersahabat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas di alam terbuka.”
“Jika hujan turun dengan intensitas tinggi, sebaiknya segera meninggalkan area sungai atau air terjun karena debit air dapat meningkat secara tiba-tiba dan membahayakan keselamatan,” katanya.
Selama proses evakuasi, tim menghadapi kendala berupa hujan yang masih mengguyur lokasi dengan kecepatan angin sekitar 5 knot.
Meski demikian, operasi penyelamatan berjalan lancar dan seluruh korban berhasil diselamatkan tanpa mengalami korban jiwa. (rdr)












