BERITA

Presiden Prabowo Minta MBG Diprioritaskan bagi Desil Bawah dan Daerah Rawan Stunting

×

Presiden Prabowo Minta MBG Diprioritaskan bagi Desil Bawah dan Daerah Rawan Stunting

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo kunjungi dapur makan bergizi gratis di Rawamangun. (dok. PCO RI)
Presiden Prabowo kunjungi dapur makan bergizi gratis di Rawamangun. (dok. PCO RI)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajarannya mengkaji ulang sasaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar lebih diprioritaskan bagi kelompok yang benar-benar membutuhkan, termasuk masyarakat pada desil bawah dan daerah dengan prevalensi stunting tinggi.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengatakan Presiden meminta seluruh masukan terkait pelaksanaan program MBG dikaji terlebih dahulu sebelum pemerintah mengambil keputusan.

“Beliau mendengarkan semua masukan dari semua peserta rapat yang hadir tadi, ada usulan yang macam-macam,” kata Agustina usai menghadap Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.

Menurut dia, Presiden mengarahkan agar program tersebut difokuskan kepada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.

“Yang perlu diefisiensikan, yang tidak harus menerima lagi program MBG ya silakan, tidak usah menerima lagi. Tetapi mereka yang berada di desil yang di bawah, di daerah yang tertinggal, di daerah yang bervalensi stuntingnya tinggi silakan diberikan,” ujarnya.

Baca Juga  Indonesia Siap jadi Pemain Global dalam Pengembangan AI, Bukan sekadar Pengguna

Agustina mengatakan arahan tersebut menjadi dasar bagi BGN untuk membenahi pelaksanaan program MBG yang menjangkau jutaan penerima manfaat.

Ia menambahkan Presiden juga meminta seluruh kementerian mendukung pimpinan BGN dalam memperbaiki pelaksanaan program tersebut.

“Bagi kami adalah perintah beliau kepada seluruh kementerian bantu pimpinan BGN untuk membenahi ini karena kami tahu ini tidak mudah karena melibatkan jutaan penerima manfaat,” katanya.

Menurut Agustina, BGN akan terlebih dahulu memperbaiki data penerima manfaat agar pemerintah dapat menetapkan sasaran program secara lebih tepat sesuai arahan Presiden. (rdr/ant)