PADANG, RADARSUMBAR.COM – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra Andre Rosiade kembali menunjukkan komitmennya terhadap dunia pendidikan di Sumatera Barat. Saat mengunjungi SDN 48 Ganting di Kelurahan Batang Kabung Ganting, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Jumat (24/7/2026), Andre langsung merespons kebutuhan sekolah dengan mengalokasikan bantuan Rp300 juta untuk pembangunan ruang kelas baru.
Bantuan tersebut diberikan setelah Andre mendengar langsung keluhan pihak sekolah yang selama ini masih terpaksa menerapkan sistem belajar sif pagi dan siang akibat keterbatasan ruang kelas.
“Alhamdulillah bisa berkunjung dan bertemu dengan wali murid serta masyarakat di sekitar SDN 48 Batang Kabung Ganting. Kami melihat perkembangan yang baik di sekolah ini dan tentu akan terus membantu,” kata Andre yang juga Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM).
Dalam kunjungan itu, Andre juga berdialog dengan kepala sekolah, guru, wali murid, dan para siswa mengenai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ratusan siswa mengaku senang menerima manfaat program tersebut dan berharap dapat terus berlanjut karena membantu memenuhi kebutuhan gizi mereka.
Menurut Andre, antusiasme yang sama juga ditemuinya saat mengunjungi SMAN 14 Padang pada hari yang sama.
“Tadi di SMAN 14 Padang kami juga mendapatkan informasi bahwa MBG sangat disukai dan ingin terus dilanjutkan. Sekarang di SDN 48 juga sama. Artinya, program andalan Presiden Prabowo ini sangat relevan dan benar-benar dibutuhkan oleh para siswa. Tinggal kita sempurnakan melalui berbagai evaluasi,” ujarnya.
Andre optimistis pelaksanaan MBG akan semakin baik di bawah kepemimpinan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru.
“Saat ini sahabat saya Sudaryono menjadi Kepala Badan Gizi Nasional dan baru dilantik oleh Pak Presiden. Insyaallah program ini akan semakin baik. Mari kita dukung bersama-sama,” katanya.
Kepala SDN 48 Batang Kabung Ganting, Defi Liarni, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Andre Rosiade kepada sekolahnya. Menurutnya, selain menyalurkan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada 70 siswa kurang mampu tahun ini, Andre juga sebelumnya telah membantu pembangunan paving block yang kini dimanfaatkan seluruh warga sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Andre atas perhatian yang terus diberikan kepada sekolah kami. Alhamdulillah bantuan Rp100 juta sebelumnya sudah kami pasang paving block dan penambahan toilet sekola,” ujar Defi.
Defi menjelaskan, tingginya minat masyarakat menyekolahkan anak di SDN 48 tidak sebanding dengan kapasitas ruang belajar yang tersedia. Pada tahun ajaran 2025/2026 tercatat 197 calon siswa mendaftar, namun hanya 27 orang yang dapat diterima. Sementara pada tahun ajaran 2026/2027 terdapat 98 pendaftar, tetapi sekolah hanya mampu menerima 28 siswa karena keterbatasan ruang kelas.
Akibat kondisi tersebut, proses belajar mengajar masih harus dilaksanakan dalam dua sif, pagi dan siang. “Karena keterbatasan ruangan, kami masih menerapkan sistem shift pagi dan siang. Kami berharap Bapak Andre dapat membantu pembangunan ruang kelas baru,” katanya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Andre langsung memastikan bantuan senilai Rp300 juta untuk pembangunan ruang kelas. “Keluhan ini kami terima. Insya Allah saya bantu Rp300 juta untuk pembangunan ruang kelas. Dana itu bisa dimanfaatkan untuk membangun sekitar tiga ruang kelas agar proses belajar mengajar menjadi lebih baik,” tegas Andre.
Selain berdialog dengan pihak sekolah, Andre juga menyerap berbagai aspirasi masyarakat yang hadir. Ia menegaskan akan terus memperjuangkan kebutuhan warga, khususnya di sektor pendidikan, agar kualitas layanan pendidikan di Kota Padang semakin baik dan akses belajar anak-anak tidak lagi terkendala keterbatasan fasilitas. (rdr)












