BOLA, RADARSUMBAR.COM – Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Haji Agus Salim, Senin (20/4/2026), Semen Padang FC harus mengakui keunggulan Persijap Jepara dengan skor 0-2 dalam lanjutan BRI Super League.
Sejak peluit awal dibunyikan, tuan rumah langsung tampil agresif. Serangan dibangun dari kedua sisi sayap dan terus menekan pertahanan Persijap sepanjang 10 menit pertama.
Meski demikian, tim tamu tetap mampu memberikan perlawanan melalui serangan balik yang beberapa kali merepotkan lini belakang Kabau Sirah.
Pada menit ke-23, Semen Padang kembali mencoba peruntungan lewat serangan cepat, namun hanya menghasilkan tendangan sudut.
Memasuki menit ke-32, tempo pertandingan sempat menurun dengan kedua tim kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Kebuntuan pecah pada menit ke-38. Persijap sukses mencuri gol lewat skema serangan dari sisi kanan. Umpan silang yang dilepaskan mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Rendy Syaiful.
Sempat melalui pengecekan VAR, gol tersebut akhirnya disahkan dan membawa tim tamu unggul 1-0.
Petaka kembali datang bagi tuan rumah di penghujung babak pertama. Pada menit ke-45, wasit menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran di kotak penalti.
Carlos Franca yang maju sebagai eksekutor sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Hingga turun minum, Semen Padang tertinggal dua gol tanpa balas.
Memasuki babak kedua, Semen Padang mencoba bangkit dengan melakukan tiga pergantian pemain sekaligus, memasukkan Ripal Wahyudi, Kasim Botan, dan Jaime Giraldo.
Namun, justru Persijap yang hampir menambah gol pada awal babak kedua. Gol mereka sempat tercipta, tetapi dianulir karena offside.
Semen Padang berusaha memperkecil ketertinggalan.
Peluang didapat Guillermo Fernandes pada menit ke-50, namun belum mampu dikonversi menjadi gol. Selang satu menit, Kianz Froesse juga mendapat kesempatan, tetapi tendangannya masih melebar dari gawang yang dijaga Shendy Jonansyah.
Tekanan demi tekanan terus dilakukan tuan rumah, termasuk pada menit ke-56. Namun rapatnya lini pertahanan Persijap membuat setiap peluang gagal dimaksimalkan.
Di sisi lain, Persijap juga beberapa kali mengancam, salah satunya pada menit ke-62, meski bola masih melenceng tipis dari gawang yang dijaga Arthur Augusto.
Memasuki menit ke-67 hingga 75, Semen Padang terus berupaya mengejar ketertinggalan. Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tetap tidak berubah.
Hingga menit ke-88, tuan rumah masih kesulitan menembus pertahanan Persijap. Serangan yang dibangun kerap kandas di area sepertiga akhir.
Memasuki menit ke-90, hujan deras mengguyur stadion dan membuat pertandingan berjalan semakin keras.
Namun kondisi tersebut tak mampu mengubah keadaan, Semen Padang tetap tak berdaya. Laga pun berakhir dengan skor 0-2 untuk kemenangan Persijap Jepara.
Hasil ini membuat Semen Padang FC semakin terpuruk di papan bawah. Kabau Sirah kini berada di peringkat ke-17 klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 20 poin, dan masih tertahan di zona degradasi. (rdr)











