PADANG, RADARSUMBAR.COM – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang, Sumatera Barat, menyelidiki kecelakaan beruntun yang menewaskan empat orang di Jalan Raya Padang-Indarung, Lubuk Kilangan, Minggu pagi.
Kecelakaan yang melibatkan enam kendaraan tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB dan menyebabkan 14 orang menjadi korban.
“Kecelakaan ini masih dalam penanganan dan penyelidikan Unit Penegakan Hukum Satlantas Polresta Padang,” kata Kepala Seksi Humas Polresta Padang Ipda Wadhi di Padang, Minggu.
Ia mengatakan petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.
“Selain olah TKP, kami juga menghimpun keterangan dari para saksi mata untuk kepentingan penyelidikan,” ujarnya.
Menurut dia, penyelidikan dilakukan untuk memperjelas kronologi kejadian sekaligus menentukan ada atau tidaknya unsur pidana dalam kecelakaan tersebut.
Polisi juga telah mendata seluruh korban serta mengantongi identitas para pengemudi kendaraan yang terlibat.
Dari total 14 korban, empat orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan 10 lainnya mengalami luka-luka dan saat ini menjalani perawatan medis.
“Para korban luka telah mendapatkan penanganan medis, sementara pengemudi kendaraan akan diperiksa lebih lanjut,” kata Wadhi.
Enam kendaraan yang terlibat kecelakaan juga telah diamankan sebagai barang bukti oleh Unit Gakkum Satlantas Polresta Padang.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan bermula saat truk Hino bernomor polisi BM 9936 KU melaju dari arah Simpang SPN Padang menuju Simpang Gadut dan diduga mengalami hilang kendali.
Truk tersebut kemudian menabrak Toyota Rush B 2881 KYU di depannya hingga kendaraan itu terdorong dan menghantam truk lain yang berada di depan.
Truk yang masih melaju tanpa kendali lalu kembali menabrak Mitsubishi Pajero BA 1218 WQ dari belakang. Benturan tersebut membuat Pajero terdorong ke depan dan menabrak truk Hino BA 8497 QU.
Setelah itu, truk BM 9936 KU kembali menghantam Toyota Kijang Super BA 1740 JC hingga kendaraan tersebut terdorong ke taman jalan. (rdr/ant)












