PADANG, RADARSUMBAR.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Sumatera Barat pada Senin (22/6/2026) didominasi kondisi berawan dengan potensi hujan ringan hingga hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada siang hingga sore hari.
Masyarakat di sejumlah daerah diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang terjadi cukup cepat, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan maupun melintasi kawasan perbukitan dan pegunungan.
Pada pagi hari, cuaca di sebagian besar wilayah Sumbar diperkirakan cerah berawan hingga berawan dengan suhu udara berkisar antara 22 hingga 29 derajat Celsius. Kondisi tersebut dinilai cukup mendukung aktivitas masyarakat di luar ruangan.
Memasuki siang hari sekitar pukul 12.00 hingga 15.00 WIB, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mulai meningkat.
BMKG juga mengingatkan adanya kemungkinan badai petir yang disertai angin kencang di beberapa daerah. Suhu udara diperkirakan mencapai puncaknya di kisaran 30 hingga 31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi.
Pada sore hari, hujan masih berpotensi terjadi dalam bentuk hujan lokal maupun hujan disertai petir ringan. Suhu udara secara bertahap turun ke kisaran 27 hingga 28 derajat Celsius.
Sementara itu, pada malam hari cuaca diprakirakan didominasi kondisi berawan hingga hujan ringan di sejumlah wilayah dengan suhu udara berkisar antara 23 hingga 25 derajat Celsius.
BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu membawa payung atau jas hujan jika beraktivitas di luar rumah. Selain itu, masyarakat diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, maupun tiang listrik saat terjadi hujan disertai petir dan angin kencang.
Pengendara yang melintasi jalur rawan longsor dan kawasan perbukitan, termasuk sekitar Gunung Marapi, juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi jalan licin, pohon tumbang, dan longsor yang dapat dipicu oleh hujan deras.
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (rdr)










